Menelusuri Jejak Gafatar di Batam (2)

Pemilik Ruko Tak Tahu Aktivitas di Kantor Gafatar

Pemilik Ruko Tak Tahu Aktivitas di Kantor Gafatar

Bekas Kantor Gafatar Batam di Komplek Ruko Kurnia Djaya Alam Blok B Nomor 8, Batam Centre. (Foto: Iskandar)

Zuhri Muhammad

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Pengurus Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) menghilang. Diduga para pengurus Gafatar di Batam kabur ke luar Batam.

Ketua Gafatar Batam, Heru, diketahui sudah tak lagi terlihat sejak bulan September 2015.

Dari penelusuran batamnews.co.id, Rabu (13/1/2016), sekretariat Gafatar di Batam yang beralamat di Komplek Ruko Kurnia Djaya Alam Blok B Nomor 8, Batam Centre tersebut sudah tidak ada kegiatan sejak bulan Juni 2015.

Pintu ruko bekas sekretariat Gafatar tersebut nampak tertutup rapat dan ada tulisan dijual. Selain itu, plang nama yang biasa terpasang di depan ruko juga sudah tidak tampak lagi.

Pemilik rumah toko (Ruko) saat ditemui membenarkan rukonya disewa oleh ormas Gafatar. Namun, ia tidak mengetahui apa kegiatan yang dilakukan dalam ruko tersebut sejak dua tahun terakhir.

"Iya, ruko saya disewa oleh Gafatar, sejak bulan Juni 2015 lalu sudah dikosongkan oleh mereka. Tapi, pergi ngga ada pamit sama saya," ujar Ainul, pemilik ruko saat ditemui, Rabu (13/1/2016).

Ainul mengatakan, penyewa ruko pergi begitu saja, semua peralatan tidak ada yang tersisa seperti plang nama yang biasa ditempelkan di depan ruko, atau juga yang lainnya. Bahkan, satu buah Air Conditioner (AC) miliknya dibawa kabur.

"Mereka pindah kabut begitu saja, nggak ada pamit. Bahkan, kunci ruko dan satu AC saya hilang dibawa kabur," kata Ainul.

Saat disinggung siapa sosok penyewa rukonya, Ainul mengaku tidak mengenal secara dekat siapa penyewa rukonya tersebut. 

Ia hanya tau penyewa tinggal masih dalam komplek Perumahan Kurnia Djaya Alam dan bekerja sebagai konsultan pajak freelance.

"Saya ngga tau, penyewa (Heru) saat menyewa tinggal di jalan Nuri 5 Nomor 1. Ia (Heru) mengaku sebagai konsultan pajak freelance," ujar Ainul.

Setelah menjelaskan apa yang ia ketahui, kemudian Ainul menunjukkan tempat Heru menyewa rumah. 

Namun, Heru tidak ditemukan, ia kabarnya sudah pergi ke Jakarta pada bulan September 2015 lalu.

 

[is]

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :