Marah Terus Diganggu, Penjual Gorengan Tusuk Tukang Parkir di Penuin

Marah Terus Diganggu, Penjual Gorengan Tusuk Tukang Parkir di Penuin

Ilustrasi. (foto:ist/net)

Indrawan


BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Seorang tukang parkir di kawasan Penuin, Ahmad (35) dilarikan ke Rumah Sakit Elisabeth, kerena dua luka tusuk di bagian punggung setelah bersitegang dengan Andre (34) penjual gorengan di Komplek Pinuin, dekat Kopitiam, Lubukbaja, Batam.

Kejadian yang terjadi Senin siang (11/1/2016), dikatakan oleh saksi mata Oyong. Pria ini mengaku kaget mendengar suara minta tolong. "Saya lagi tidur, si Ahmad ini berteriak dari luar rumah memanggil saya. Bos, Bos, tolong," kata Oyong menjelaskan.

Saat ditanya masalahnya, Andre menjawab bahwa ia menusuk Ahmad karena emosi dengan kelakuan Ahmad yang mengetapel wajahnya berulang kali.

"Ahmad ini tinggal di rumah saya. Dia saya suruh jadi tukang parkir agar tidak cari keributan disana, dan biar ada pekerjaan. Saya juga kasihan sama dia dan mereka saling kenal,"ujar Oyong.

Oyong juga menjelaskan, bahwa pelaku sendiri bertanggungjawab atas perbuatannya. Bahkan ia juga ikut mengantar korban ke rumah sakit, beruntung luka yang yang didapat Ahmad tidak parah.

"Luka di punggung korban tidak parah, hanya sedikit saja, seperti memberi peringatan agar tidak membuat onar lagi. Pelaku bertanggungjawab kok,"papar Oyong menjelaskan.

Kanit Reskrim Polsek Lubukbaja, Iptu Wahyudi, mengatakan, saat ini pihaknya sudah mengamankan Andre dan tengah diperiksa si mapolsek. Sementara Ahmad menjalani perawatan di rumah sakit.

Menurut keterangannya kepada polisi, Andre nekat menikam Ahmad karena tersulut emosi. Ahmad mengetapel wajah Andre beberapa kali sehingga ia mengambil pisau dan menikam punggung Ahmad.

"Keterangan yang kita dapat, mereka saling kenal, namun saat ada sedikit perselisihan. Korban ini mengambil karet dan mengetapel pelaku,"Kata Wahyudi

Awalnya pelaku sudah mengalah, namun karena kejadian berulang kali akhirnya emosinya terpancing. "Karena pelaku merasa malu dilihat orang," ungkap Wahyudi.

Pelaku yang menjual gorengan, langsung megambil pisau yang digunakan untuk mengupas kulit pisang dan mengejar korban. Punggung korban ditusuk sebanyak dua kali. "Namun kita belum mengetahui pasti apa masalah kedua orang ini," tambahnya.

Ditambahkan Wahyudi, menurut sekuriti di kawasan itu, Ahmad sering membuat rusuh. "Korban ini sering membuat rusuh di lokasi itu," tambah Wahyudi.

(edo)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :