Pemko Batam Ungkap Program Atasi Stunting, Namanya BAAS
Seorang anak diukur menggunakan salah satu bagan tinggi badan di rumah yang dikembangkan oleh 1000 Days Fund. (ilustrasi/(Courtesy of 1000 Days Fund)
Batam, Batamnews - Salah satu upata Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Kepulauan Riau, dalam upaya penangan stunting yakni dengan Program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS).
BAAS akan melibatkan sejumlah pemangku kebijakan. Mulai dari pengusaha, OPD terkait hingga TNI/Polri dalam percepatannya.
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyebut, program tersebut akan segera dimulai. Nanti Pemko Batam juga turut berkoordinasi dari berbagai hal dalam menyukseskan BAAS.
Baca juga: Tahun 2024 Angka Stunting Natuna di Target 24 Persen
"Kita akan koordinasi dalam penanganan dan pencegahan stunting di Batam, terutama dalam sistem manajemen data stunting. Kita minta untuk menggerakkan tim pendamping keluarga, kader posyandu, kader KB dan bidan untuk melakukan pendataan dan penanganan secepat mungkin yang berkaitan dengan empat hal yang utama adalah dalam manajemen data," kata dia, Sabtu (14/1/2023).
Amsakar mengatakan, kehadiran BAAS dinilai sangat penting dengan tujuan dapat mengawal tumbuh kembang anak Indonesia, khususnya di Batam.
Ia menyampaikan pada tahun 2035, Indonesia akan mengalami bonus demografi dengan populasi orang yang didominasi usia produktif. "Selain itu, kita juga menjemput Indonesia Emas pada tahun 2045, tepat pada ulang tahun Indonesia ke 100 tahun," ujarnya.
Baca juga: Rudi Singgung Peran 'Bapak Asuh' Dorong Percepatan Penurunan Stunting di Batam
Dengan adanya BAAS yang sudsh terbentuk di Batam, Amsakar harap hal itu dapat mengatasi masalah stunting yang selama ini diwanti-wanti, tentunya dengan melaksanakan tugas pokok dari program itu.

Komentar Via Facebook :