Obat Sirup Aman Masih Terbatas, Ini Tips Agar Anak Mau Minum Puyer
Ilustrasi
Jakarta, Batamnews - Kemenkes menginstruksikan menghentikan sementara penjualan atau pemberian obat sirup kepada anak. Khususnya obat-obat yang mengandung cemaran etilen glikol (EG). Untuk penggunaan obat sirup pun diganti dengan puyer.
Namun, yang menjadi kendala dalam pemberian obat puyer adalah penolakan anak. Sebab, rasanya pahit. Sehingga pemberian obat ke anak mendapat penolakan.
"Anak-anak pasti sulit minum puyer, mau tidak mau orang tua harus putar otak agar obatnya bisa diminum sesuai dosis," kata Wakil Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Keri Lestari dalam konferensi pers daring, Rabu (9/11/2022) lalu.
Sebagaimana diketahui, kini konsumsi obat sirop masih perlu dihindari. Beberapa obat ditemukan berbahaya karena mengandung cemaran etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) yang cukup tinggi. Keduanya jadi biang kerok maraknya kasus gagal ginjal akut pada anak di Indonesia.
Baca juga: Terbaru, Ini Daftar Obat Sirup yang Tercemar EG-DEG Menurut BPOM RI
Tapi orang tua tak perlu khawatir, masih ada obat puyer yang bisa diberikan pada si kecil. Keri memberikan tips sederhana memberikan obat puyer agar tak bikin si kecil berontak karena rasanya yang pahit.
1. Campur dengan madu
Orang tua bisa menggerus obat puyer dan menyimpannya di sendok makan. Campurkan sedikit madu, lalu berikan obat tersebut seperti memberi obat sirup biasa.
"Trik ini mudah, anak-anak juga akan suka, karena ada rasa manis dari madu," kata dia.
2. Larutkan, jadikan obat sirup
Cara lainnya hampir mirip, namun bedanya obat puyer ini benar-benar dibuat sirup. Caranya, haluskan obat puyer dan larutkan dalam satu sendok air. Setelah itu campurkan madu dan segera minumkan pada anak.
Itulah tips memberi obat puyer yang jadi alternatif obat sirup untuk anak.

Komentar Via Facebook :