Cerita Dua Bersaudara Andri dan Juliarsyah Menjelma Jadi Fighter Kickboxing Batam

Cerita Dua Bersaudara Andri dan Juliarsyah Menjelma Jadi Fighter Kickboxing Batam

Dua talenta Kickboxing asal Batam, Andri Khairi (18) dan Juliarsyah Acepa (15). (Foto: Batamnews)

Batam, Batamnews - Kakak beradik asal Kota Batam, Kepulauan Riau, punya kisah menarik sebelum menekuni kickboxing.

Ialah Andri Khairi (18) dan Juliarsyah Acepa (15). Mereka merupakan atlet kickboxing yang sudah terlatih sejak dini di Batam Fighter Club (BFC) milik Yakop Sutjipto.

Prestasi mereka tak diragukan lagi. Banyak medali sudah diraih. Mulai dari perak hingga emas dari kejuaraan amatiran hingga tingkat nasional.

Baca juga: Ansar Dampingi Menko Airlangga Buka Kejurnas IV Kickboxing Indonesia

Mereka dilatih keras oleh Randy Hutagalung dan Alwi Alhabsi. Keduanya sama-sama punya tekad bulat, yakni jadi atlet profesional hingga ke kancah dunia.

Andri, merupakan siswa kelas XII di SMAN 3 Batam. Sementara Aldi-sapaan akrab Juliarsyah-merupakan siswa kelas X jurusan teknik permesinan.

Kakak beradik ini kompak. Nyatanya sebelum jadi atlet kickboxing, mereka terlebih dahulu jadi atlet taekwondo.

Baca juga: Komandan Puslatpurmar 9 Dabo Singkep Tinjau Kesiapan Atlet Lingga Tatap Kejurnas Kickboxing 2022 di Batam

"Sudah suka sejak kecil sama olahraga fisik ini. Dulu ayah sering berikan tontonan MMA di TV, kita pun ikut nonton juga," ujar Andri.

Tak ada paksaan dari kedua orangtuanya untuk mereka harus jadi atlet olahraga beladiri itu. Hanya dari dasar keinginan mereka sendiri.

Di ceritakan Andri, awalnya ia naik ke ring lewat event atau kejuaraan amatiran di Batam. Dari situ ia sempat naik podium, juara 1.

 

Ia bahkan pernah mengikuti kejuaraan keluar daerah. Namun sayang, ia gagal meraih emas.

Akan tetapi, Andri tak kenal lelah. Ia tetap berlatih sebagaimana mestinya. Berusaha keras menjaga fisik guna jadi atlet profesional pada umumnya.

"Kita latihan sebagaimana atlet pada umumnya. Latihan fisik dan tarung, itu hampir setiap hari," kata Andri.

Berbeda dengan sang kakak, Aldi malah terlihat sungkan menjelaskan sepak terjangnya. Saat diwawancarai, Aldi hanya sesekali menyahut, tak begitu banyak bicara.

"Iya, kita sama. Mau jadi atlet profesional sampai ke tingkat dunia," kata dia.

Sesi latihan keduanya pun sama. Mereka dilatih secara keras. Ya, namanya juga atlet yang mengandalkan fisik serta kekuatan.

"Ya, begitulah. Tapi kami tak pernah mengeluh," kata Aldi.

Berbeda dengan kebanyakan remaja pada umumnya yang ingin atau bercita-cita jadi abdi negara, guru, dokter, atau bahkan pengusaha, dua bersaudara ini dengan kompak dan kekeh ingin jadi atlet kickboxing.

"Kami tetap ingin mengejar pendidikan setinggi-tingginya. Tapi kalau soal cita-cita, kami cuma ingin jadi atlet kickboxing hingga sampai mendunia," katanya.

Untuk diketahui, Andri dan Aldi pun bakal turun gunung, mengikuti Kejurda di Provinsi Kepulauan Riau pada bulan ini. Mereka mewakili atlet di cabor kickboxing.

Mereka berdua berharap agar ke depan dapat terus meningkatkan kualitas diri, baik fisik, teknik, maupun mental agar apa yang diidamkan dapat terwujud. 

(jun)
Komentar Via Facebook :