Wajah Maling di Batam Terekam CCTV Jarah Isi Warung, Ada yang Kenal?

Wajah Maling di Batam Terekam CCTV Jarah Isi Warung, Ada yang Kenal?

Aksi maling di warung milik warga kawasan Kabil, Nongsa terekam CCTV. (Foto: ist/batamnews)

Batam, Batamnews - Aksi maling terekam CCTV di sebuah warung milik warga Kawasan Bida Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam. Rekaman CCTV tersebut tampak tanggal (13/9/2022).

Pria itu menyelinap dari sudut warung. Tak tampak dari celah mana ia bisa masuk di pojok rolling door. Hanya saja pria yang terekam jelas wajahnya itu tampak lihai menjarah isi warung itu. Satu persatu jualan di warung ia karungi.

Tak hanya itu, isi laci berupa sejumlah uang digondol ke dalam saku celana jins selutut yang ia kenakan. Pria tersebut mengenakan baju combat hitam dengan shal di leher dan sebuah topi hitam berlogo merk Puma. Ia hanya mengenakan sandal jepit.

Baca juga: Nyamuk Mati Bantu Polisi Ungkap Kasus Pencurian

Kapolsek Nongsa Kompol Yudhi Arvian melalui Kanit Reskrim Iptu M. Rizky Saputra membenarkan ihwal pencurian itu. Pihaknya sudah menerima laporan resmi dari pemilik warung dan saat ini sedang dalam tahap penyelidikan. 

"Kita sudah terima laporan korban dan saat ini masih dalam proses penyelidikan," ujar Rizky, Senin (19/9/2022). 

Menurutnya, peristiwa itu terjadi saat pemilik warung sedang pergi berbelanja di Pasar Tos 3000. Ia meninggalkan warungnya dalam keadaan tertutup dan terkunci.

Baca juga: Kronologi Bos Travel Umroh di Batam Jadi Korban Pencurian Pecah Kaca Mobil 

Namun saat pulang, pintu rolling door warung tersebut memang masih dalam keadaan tertutup. Akan tetapi gembok dan juga rantai yang mengunci pintu rolling door dalam keadaan hilang. 

"Usai memeriksa barang di dalam warung yang tampak acak-acakan digondol maling, korban langsung melapor ke Polsek Nongsa," kata dia. 

Rizky mengatakan bahwa korban mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta. Kerugian itu didapati dari hilangnya puluhan bungkus rokok serta uang tunai senilai Rp 4,3 juta.

"Ada beberapa bungkus rokok berbagai merk yang hilang serta uang tunai di atas meja dan di dalam laci. Kasus ini sedang kita selidiki," pungkasnya.
 

(rez)