Harga Telur Ayam di Batam Naik Turun, Pedagang Kuliner Pusing

Harga Telur Ayam di Batam Naik Turun, Pedagang Kuliner Pusing

Ilustrasi.

Batam, Batamnews - Harga telur ayam di Batam, Kepulauan Riau terpantau fluktuatif alias naik turun dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini membuat pelaku usaha kuliner mengeluh.

Telur ayam di Batam tidak dijual dalam satuan kilogram, melainkan per papan isi 30 butir atau kemasan per 10 butir.

Seorang pedagang nasi di kawasan Batam Centre, Nando bahkan menyebut harga telur per papan sempat tembus Rp 60 ribu.

"Jadi pusing ngasih harga menu makanan," ujarnya, Senin (29/8/2022).

Baca: Kepri Inflasi 0,81 Persen, Kenaikan Harga Daging dan Telur Ayam Jadi Pemicu

Kekinian, harga telur per papan bisa didapatkan Nando dengan harga Rp 53 ribu. Padahal, saat normal hanya dibanderol Rp 37 ribu.

"Karena kebutuhan jualan bagaimana pun tetap kita beli," kata Nando.

Kenaikan harga telur dipicu harga pangan yang kian melambung. Itu menyebabkan produktivitas ayam petelur menurun.

"Harga pangan mahal sampai sekarang. Selain telur, cabai juga mahal," katanya.

Nando berharap, pemerintah dapat memberikan kebijakan soal kenaikan harga telur di Batam karena sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan perekonomian.

Ia juga ingin harga telur dapat terus melandai signifikan. Bahkan jika memungkinkan dapat turun di harga normal kembali.

Baca: Harga Telur Ayam Melonjak Tinggi di Karimun, Pemerintah Tak Tahu Penyebabnya

Dihubungi soal fluktuatifnya harga telur ayam, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam, Gustian Riau, menyarankan agar Batamnews mengonfirmasi hal tersebut ke Dinas Ketahanan Pangan.

"Kalau soal telur itu wewenangnya Dinas Ketahanan Pangan," ujarnya.

Batamnews masih mencoba mengonfirmasi hal tersebut ke dinas terkait, namun hingga belum diunggah belum ada respons. 

(jun)
Komentar Via Facebook :