Teken KUA/PPAS, DPRD Batam Dorong Eksekutif Tingkatkan Pertumbuhan Sosial Ekonomi

Teken KUA/PPAS, DPRD Batam Dorong Eksekutif Tingkatkan Pertumbuhan Sosial Ekonomi

Penandatanganan nota kesepakatan KUA/PPAS 2023 dan KUA/PPAS Perubahan APBD Batam 2022.

Batam, Batamnews - DPRD bersama Pemko Batam, Kepulauan Riau meneken nota kesepakatan KUA/PPAS 2023 dan KUA/PPAS Perubahan APBD Batam 2022.

Rapat berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD, Jumat (12/8/2022). Pemko Batam dalam hal ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Muhammad Rudi. Pimpinan dewan juga tampak hadir seluruhnya.

Anggota Banggar DPRD, Nina Melanie menyampaikan, atas kondisi dan prediksi makro perekonomian nasional dan regional, maka disepakati untuk melakukan Perubahan APBD 2202 melalui Perubahan KUA-PPAS APBD 2022.

Setelah dilakukan pembahasan rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD 2022, disepakati dan dapat dilaporkan bahwa dalam APBD 2022, pendapatan sebesar Rp 3.133.792.387.503 berkurang jadi Rp  3.060.578.185.636 atau berkurang sebesar Rp 73.214.201.867.

Sementara untuk belanja daerah dalam APBD 2022 sebesar Rp 3.218.489.210.583 berkurang jadi Rp 3.215.728.521.376 atau berkurang sebesar Rp 2.760.689.207.

"Sering dengan semakin membaiknya berbagai indikator ekonomi, maka Banggar meminta agar Pemko Batam sesuai dengan kewenangannya untuk terus melakukan langkah dan upaya guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi," kata Nina.

Upaya yang dimaksud dilakukan seperti fokus kepada proyek-proyek yang mendorong produktivitas dan peningkatan aktivitas sektor swasta, merelokasi belanja non-produktif ke belanja yang bermanfaat serta mendukung sendi-sendi pembangunan dan sektor ekonomi yang terpuruk akibat Covid-19.

Salah satu agenda yang mendesak, lanjutnya, adalah meningkatkan daya tarik investasi dengan memberikan fasilitas dan kemudahan bagi pelaku usaha agar tercipta lapangan kerja baru bagi masyarakat.

"Upaya lain yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga daya beli masyarakat dan mendorong peningkatan investasi swasta di Kota Batam," ujar dia.

DPRD Batam pun mendorong Pemko agar tetap optimis dengan menyusun dan menetapkan kebijakan ekonomi sosial pada 2023.

Harapannya tentu kebijakan ekonomi dan sosial tersebut mempu menjawab kebutuhan ekonomi di Batam tetap bisa tumbuh positif serta juga pengangguran dan kemiskinan dapat ditekan dalam Batam wajar.

Setelah melakukan pembahasan marathon atas rancangan KUA-PPAS APBD 2023, disepakati pendapatan sebesar Rp 3.185.377.322.866, bertambah menjadi Rp 3.262.659.354.505 atau mengalami kenaikan sebesar Rp 77.282.031.639.

Sementara rancangan KUA-PPAS APBD 2023 yang disampaikan oleh Pemko Batam yakni, belanja sebesar Rp 3.267.997.332.866 berubah menjadi Rp 3.345.279.354.505. 

(jun)
Komentar Via Facebook :