Saparuddin Muda-Asnah Akhirnya Berlabuh ke Partai NasDem

Saparuddin Muda-Asnah Akhirnya Berlabuh ke Partai NasDem

Tokoh Perpat, Saparuddin Muda dan Asnah, istrinya resmi bergabung ke Partai Nasdem. (Foto: Batamnews)

Batam, Batamnews - Usai keluar dari Partai Demokrat, Ketua Perpat, Saparuddin Muda bersama sang istri, Asnah langsung bergabung dengan Partai NasDem Kepulauan Riau.

Hal itu pun dibenarkan langsung oleh Saparuddin. Tak hanya membawa keluarga, dia juga membawa Perpat merapat ke partai besutan Surya Paloh itu.

"Hari ini, kami sepakat dengan keluarga dan Perpat bergabung di Nasdem bersama Muhammad Rudi," katanya, Rabu (3/8/2022).

Ia mengatakan, sebelum masuk ke NasDem, ada beberapa partai yang juga membuka pintu untuk dirinya beserta keluarga untuk bergabung. Namun ia menegaskan bahwa pilihannya cuma tertuju ke NasDem.
 
"Akhir-akhir ini, dengan dinamika yang ada, teman-teman dari warna (partai) lain pun ada yang menawarkan. Tapi mungkin karena jodoh, ya, kami memilih Nasdem," kata dia.

Ada sekitar 4 partai yang terbuka ke dirinya untuk bergabung. Ia mengapresiasi itu, tetapi atas pertimbangan yang matang, Saparuddin memilih NasDem.

Soal pilihan itu, dia menjelaskan bahwa pemahaman politiknya dengan NasDem banyak kesamaan. Salah satunya yakni karya nyata yang langsung menyentuh masyarakat.

"Kami ini senang dengan karya nyata menyentuh masyarakat, itulah yang dibuat oleh Pak Rudi dengan Nasdem. Kami juga sering mengedepankan karya nyata, artinya ini ada kesamaan antara kami sekeluarga dengan NasDem," kata Saparuddin.

Mengenai target ke depan, termasuk juga untuk 2024 mendatang, ia enggan berkomentar banyak. Hanya saja dirinya menegaskan akan ikuti arahan dari pimpinan partai.

"Target ke depan akan tetap tunduk dan patuh kepada pimpinan partai. Untuk 2024 juga kita akan mengikuti mandat atau arahan dari partai NasDem," ujarnya.

Di sisi lain, Saparuddin juga membantah perihal rilis dari Sekjen DPP Demokrat tentang mundurnya ia bersama keluarga dipicu karena gagalnya menantu dari Saparuddin-Asnah jadi Ketua DPC Demokrat Batam.

"Terkait dengan dinamika politik kami di Demokrat, kami tidak ingin membuang waktu dan energi apalagi terkait dengan rilis dari Sekjen DPP itu, saya tidak ingin berbalas pantun. Tapi saya bantah rilis itu bertolak belakang dengan kejadian yang ada," pungkas Saparuddin. 

(jun)