Paru-paru Pria Ini Bocor Gegara Rokok dan Vape, Ini Keluhan Awalnya

Paru-paru Pria Ini Bocor Gegara Rokok dan Vape, Ini Keluhan Awalnya

Pria ini mengalami paru-paru bocor gegara vape dan rokok. (Foto: Facebook/ Mohamad Faris Ifwat)

Jakarta - Heboh seorang pria di Malaysia mengungkap pengalaman buruknya akibat rokok dan vape. Lewat akun Facebook miliknya, pria bernama Mohamad Faris Ifwat itu mengaku mengidap paru-paru bocor atau disebut spontaneous pneumothorax.

Kondisi ini terjadi secara tiba-tiba, yang menyebabkan paru-parunya tidak bisa berkembang dengan normal. Akibatnya, ia harus dirawat di Rumah Sakit Teluk Intan selama hampir seminggu karena sesak napas yang dialaminya.

"Alhamdulillah, aku keluar dari rumah sakit setelah dirawat di bangsal selama hampir seminggu karena sesak napas akibat masalah paru-paru, yang disebabkan oleh vaping dan merokok," tutur Faris yang dikutip dari laman Mstar, Senin (1/8/2022).

"Kondisi ini membuat paru-paru kananku tertekan oleh udara yang terperangkap dan kemudian menjadi mengkerut," sambungnya.

Tindakan Medis yang Dilakukan

Saat berada di rumah sakit, dokter harus mengeluarkan udara dengan memasukkan selang melalui dada kanan Faris yang membutuhkan waktu selama 72 jam. Jika prosedur itu tidak segera dilakukan, bisa menyebabkan kegagalan paru-paru.

"Alhamdulillah setelah lebih dari 72 jam memakai chest tube, udara yang terperangkap dapat dikeluarkan. Dan chest tube ini dilepaskan pada hari keempat," jelas Faris.

Meski prosedur tersebut berjalan lancar, kondisi paru-paru Faris masih lemah. Butuh latihan selama beberapa waktu agar paru-parunya bisa kembali normal.

 

Apa Itu Spontaneous Pneumothorax?

Spontaneous pneumothorax adalah serangan mendadak yang menyebabkan paru-paru kolaps. Dikutip dari Children's Hospital of Philadelphia, kondisi ini disebabkan adanya penumpukkan udara di paru-paru.

Kondisi ini memberikan tekanan pada paru-paru, sehingga tidak bisa berkembang normal saat bernapas. Di banyak kasus spontaneous pneumothorax, area kecil di paru-paru yang berisik udara (bleb) pecah dan menyebabkan udara bocor ke ruang di sekitar paru-paru.

Ini lebih sering terjadi pada pria daripada wanita. Dari banyaknya faktor risiko, kondisi ini paling sering dipicu oleh kebiasaan merokok dan aktivitas lain, seperti scuba diving.

Tanda dan Gejala Spontaneous Pneumothorax

Pneumotoraks spontan paling sering muncul tanpa gejala yang parah. Namun, ada beberapa gejala yang bisa muncul saat paru-paru kolaps, seperti:

* Nyeri dada yang tajam, diperburuk oleh napas dalam-dalam atau batuk

* Sesak napas

* Pneumotoraks yang lebih besar akan menyebabkan gejala yang lebih parah, termasuk:

* sesak dada

* Mudah lelah

* Detak jantung cepat

* Warna kulit kebiruan akibat kekurangan oksigen

* Pembesaran hidung

* Retraksi dinding dada

* Komplikasi Spontaneous Pneumothorax

Meski sering muncul tanpa gejala, kondisi ini tidak bisa dibiarkan saja. Sebab, ada beberapa komplikasi yang perlu diwaspadai akibat kondisi ini, seperti:

* Efusi (cairan abnormal di rongga pleura)

* Perdarahan

* Empiema (penumpukan nanah)

* Gagal napas

* Pneumomediastinum

* Aritmia (detak jantung tidak teratur)

* Hemodinamik, jika kondisinya tidak stabil perlu ditangani dengan tepat
 

(fox)