Siswi di Batam Tewas Tertimpa Pohon Kelapa Dimakamkan di Sambau

Siswi di Batam Tewas Tertimpa Pohon Kelapa Dimakamkan di Sambau

Siswi di Batam tewas tertimpa pohon kelapa roboh di Nongsa. (ist)

Batam, Batamnews - Cuaca ekstrem membawa petaka. Seorang siswi di Batam bernama Andini Putri Aminarti (17) nahas usai tertimpa pohon, Rabu (20/7/2022) pagi. 

Sebuah batang pohon kelapa roboh menimpa sepeda motor yang ia tumpangi bersama ayahnya. Mereka tengah dalam perjalanan menuju sekolah.

Baca juga: Siswi SMA Negeri 15 Batam Tewas Tertimpa Pohon saat Berangkat ke Sekolah

Pohon itu tumbang pas mengenai kepala gadis itu. Ia mengalami cedera parah di bagian kepala.

Sementara sang ayah tampak kaget dan syok. Beruntung pria itu selamat dari timpaan pohon dan hanya mengalami ruka ringan

Andini anaknya siswi SMA Negeri 15 Batam itu meregang nyawa saat kritis dan coba diselamatkan menuju RS Soedarsono Darmosoewito. 

Gadis warga Kampung Melayu Batu Besar itu dari informasi kerabat akan dimakamkan di Kelurahan Sambau.

Terkait cuaca ekstrem ini, forecaster on duty Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam, Addini menerangkan jika terdapat labilitas cuaca secara lokal di Kepulauan Riau. 

Keadaan ini membuat potensi pertumbuhan awan-awan hujan menjadi signifikan. "Adanya labilitas lokal yang mendukung pertumbuhan awan hujan," ujar Addini.

Baca juga: Dua Karyawan PT MOS Ditemukan Tewas di Bibir Pantai Galangan 

Menurutnya, secara umum kondisi cuaca hari ini di Kepulauan Riau khususnya Kota Batam diprakirakan berawan hingga berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Fenomena tersebut juga dapat disertai petir dan angin kencang pada pagi dan siang hari. 

Lebih lanjut, Addini mengatakan, di wilayah Kota Batam kecepatan angin mencapai 05-30 Kilometer per jam, suhu udara maksimal 26 hingga 33° celcius. "Untuk kelembapan udara minimal 65% hingga 95%," katanya.

(rez)