H-3 Idul Adha, Harga Cabai di Karimun Tembus Rp 140 Ribu Per Kg

H-3 Idul Adha, Harga Cabai di Karimun Tembus Rp 140 Ribu Per Kg

Aktivitas pedagang cabai di Pasar Karimun. (Foto: Edo/batamnews)

Karimun, Batamnews - Harga cabai di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau melonjak tajam menjelang hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah.

Diketahui, untuk harga cabai merah tembus hingga Rp 140 ribu per kilogramnya. Namun, harga di setiap pasar juga bervariasi.

Seperti di Pasar Puan Maimun Karimun, 1 kilogram cabai merah dijual dengan harga Rp 130 ribu, sementara untuk di Pasar Meral Rp 140 ribu dan Pasar Teluk Uma seharga Rp 125 ribu.

Kenaikan harga juga terjadi pada cabai rawit, dimana untuk saat ini dijual dengan harga Rp 120 ribu per kilogram. Sementara untuk cabai kering dan cabai hijau masih dijual dengan kisaran harga Rp 70 ribu perkilogramnya.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Kabupaten Karimun, Basori, mengatakan, seiring kenaikan harga komoditas cabai, pihaknya telah memanggil sejumlah pengepul guna mengetahui penyebab dari kenaikan.

"Kami sudah mengundang pengepul untuk menanyakan langsung penyebab kenaikan harga. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab kenaikan itu," kata Basori, Kamis (7/7/2022).

Dari hasil pertemuan itu, disebutkan bahwa ada beberapa faktor yang mengakibatkan harga mahalnya harga cabai di Karimun.

Diantaranya ialah, dikarenakan harga cabai tersebut memang sudah naik dari pemasok, akibat kekurangan stok. Hal itu disebabkan oleh gagal panen petani cabai.

"Stok terbatas, karena gagal panen akibat cuaca ekstrem yang terjadi di daerah penghasil," katanya.

Selain itu, harga bibit juga alami kenaikan, sehingga secara tidak langsung juga mempengaruhi kenaikan harga.

"Harga bibit tinggi, ditambah saat ini juga harga pupuk naik, sehingga berpengaruh pada kenaikan harga," ujar Basori.

(aha)