Tiban Kini Jadi Kawasan Komersil yang Strategis di Kota Batam

Tiban Kini Jadi Kawasan Komersil yang Strategis di Kota Batam

Kawasan Tiban, Kota Batam yang kini berkembang sangat pesat. (Foto: Google Maps)

Batam, Batamnews - Pesatnya pembangunan di kawasan Tiban, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau mengubah kawasan tersebut menjadi salah satu pusat perdagangan dan komersil.

Kawasan Tiban dalam beberapa tahun terakhir terus berkembang. Berbagai macam pusat komersil dan properti tumbuh pesat. 

Salah satunya kawasan Tiban Centre yang kini menjadi kawasan perdagangan yang ramai. 

Tentu saja, kawasan ini sangat cocok berinvestasi baik di bidang properti atau pun peluang usaha lainnya. 

Kawasan pertokoan juga tumbuh pesat. Hampir di setiap sudut kawasan Tiban berdiri ruko dan berpotensi dijadikan tempat usaha ataupun bisnis. 

Saat berinvestasi pada sektor properti, ada beberapa faktor yang memengaruhi nilainya di masa depan. Salah satunya, lokasi. 

Kawasan ini justru mulai meninggalkan kawasan-kawasan lain sebagai kawasan komersil dan perdagangan. 

Properti pada lokasi yang strategis memiliki potensi kenaikan nilai lebih tinggi di masa depan. Terlebih, jika lokasi tersebut sudah didukung dengan akses dan infrastruktur yang memadai. 

Semakin lengkap fasilitas yang dimiliki suatu kawasan properti, semakin besar pula potensi peningkatan nilainya dalam jangka panjang. 

Selain karena memiliki letak strategis, laju pertumbuhan penduduk yang cepat di Kota Batam turut memengaruhi kenaikan nilai investasi. 

Nilai investasi properti di kawasan Tiban dan Sekupang menjadi kawasan menjanjikan dan memiliki nilai yang tinggi setelah Nagoya dan Batam Centre.

Apalagi saat ini Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan beberapa waktu lalu mewacanakan akan membangun pelabuhan kontainer di kawasan Sekupang.

Tentu saja, dengan berbagai fasilitas dan infrastruktur yang ada saat ini menjadikan kawasan Tiban sebagai kawasan komersial dan perdagangan yang tepat.

Selain itu, dengan jumlah penduduk sekitar 1,2 juta jiwa, menjadikan Batam sebagai kota yang sangat menjanjikan untuk berinvestasi di bidang properti.

Adapun laju pertumbuhan penduduk per tahun di Batam terhitung dari 2010 hingga 2020 sebesar 2,32 persen. Seperti diketahui, angka pertumbuhan penduduk yang tinggi turut memicu peningkatan akan kebutuhan hunian.

(*)