Peserta West Sumatera Rally Yacht Batal Singgahi Natuna

Peserta West Sumatera Rally Yacht Batal Singgahi Natuna

Ilustrasi rombongan Yacht singgah di Pulau Midai beberapa waktu lalu.

Natuna, Batamnews - Natuna batal menjadi salah satu titik exit point dalam lawatan tour West Sumatera Rally Yacht. Pembatalan ini tentu saja sangat disayangkan oleh masyarakat setempat, terutama para pelaku dan penggiat wisata.

"Sangat disayangkan, padahal sebelum pandemi, setiap tahunya selalu ada kegiatan di Pantai Teluk Selahang dan selalu melibatkan warga setempat di acara tersebut," Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Teluk Selahang, Desa Tanjung, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Johar, Sabtu (4/6/2022) dilansir Antara.

Ia berharap, kegiatan bertaraf internasional seperti West Sumatera Rally Yacht yang membawa banyak wisatawan mancanegara kembali bisa dilaksanakan di Natuna. Pasalnya, tidak hanya berdampak positif bagi sektor pariwisata, tetapi juga bisa menjadi pintu masuk para investor di bidang perekonomian.

"Imbasnya sangat banyak, tidak hanya di sektor wisata dan budaya, bisa jadi mereka berminat untuk berinvestasi di Natuna," ucap Johar.

Baca juga: Yachter Asal Australia Jelajahi Pulau Midai Natuna

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Natuna, Hardinansyah telah membenarkan terkait pembatalan West Sumatera Rally Yacht, dimana Natuna menjadi exit point-nya.

"Alasannya karena banyak yang overstay dan lain-lain," tutur dia.

Dirinya juga menunjukan surat pemberitahuan dari pihak panitia penyelenggara yang dikirim oleh Internasional Yacht Rally Organizer Sail To Indonesia, Raymond T. Lesmana. Surat ini menyatakan jika pembatalan terjadi dikarenakan terbitnya Surat Edaran Direktur Jenderal Imigrasi Nomor IMI-0093. KU. 01.03 Tahun 2022.

Dimana dalam isinya terkait implementasi jenis dan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dalam pelayanan izin tinggal keimigrasian. Beberapa point dalam surat tersebut yaitu, PNBP yang harus dibayarkan lebih mahal empat kali lipat dan perpanjangan izin tinggal harus 60 hari.

Sementara para peserta West Sumatera Rally Yacht tidak memerlukan waktu 60 hari karena akan berpartisipasi dalam acara Sail To Malaysia di Serawak.

(Yan)