Gubernur Ansar Tebar Miliaran Rupiah Bantuan untuk RT/RW-Siswa di Karimun

Gubernur Ansar Tebar Miliaran Rupiah Bantuan untuk RT/RW-Siswa di Karimun

Gubernur Ansar menyerahkan insentif kepada RT/RW, kader posyandu dan siswa secara simbolis di Karimun (Foto: Ist)

Karimun, Batamnews - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad menyerahkan beberapa bantuan dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Karimun, pada Kamis (19/5/2022).

Bantuan tersebut berupa insentif untuk seluruh RT/RW, bantuan operasional posyandu dan bantuan transportasi laut siswa. Ansar juga mengapresiasi pelajar berprestasi di sana.

Gubernur Ansar menyerahkan bantuan-bantuan tersebut di dua lokasi berbeda yaitu, di Gedung Nasional dan Balai Sri Gading Kundur, Karimun. Adapun total bantuan yang diserahkan untuk RT/RW dan Posyandu sebesar Rp 2,7 miliar.

Jumlah RT yang menerima bantuan sebanyak 1.082 orang. Masing-masing menerima Rp 1,2 juta, atau total keseluruhan bantuan RT yang diserahkan dalam kesempatan ini sebesar Rp 1,2 miliar. 

Untuk RW penerima bantuan sebanyak 389 orang dan masing-masing menerima Rp 1,2 juta. Total bantuan RW yang diserahkan sebesar Rp 466 juta.

Sedangkan jumlah posyandu yang menerima bantuan sebanyak 189, masing-masing menerima Rp 5 juta dengan total yang diserahkan sebesar Rp 945 juta.

 

Ansar menyampaikan, peran serta RT/RW dalam pembangunan desa sangat vital. RT/RW juga merupakan lembaga kemasyarakatan yang berhubungan langsung dengan warga di desa maupun kelurahan.

"RT dan RW adalah 'mulut dan telinga' nya pemerintah yang mempunyai fungsi sebagai penyampai kebijakan-kebijakan pemerintah desa, daerah maupun pemerintah pusat," kata dia.

"Sebagai penerima aspirasi pertama masyarakat, pada saat berada di tengah konflik masyarakat, merekalah yang harus tampil karena memiliki pemahaman lebih terhadap skala permasalahan dan konflik yang terjadi di masyarakat," sambung Ansar.

Insentif RT/RW ini diberikan sebagai pengganti dari peruntukan sepeda motor pada janji Gubernur Kepri pada saat kampanye tempo lalu.

Eks Bupati Bintan itu mengaku telah berkonsultasi dengan Kemendagri terkait bantuan motor yang dijanjikan. Namun bantuan motor untuk RT dan RW yang pernah ia janjikan tidak dapat direalisasikan karena terhalang mobilisasi aset.

"Karena RT dan RW akan terus mengalami pergantian sehingga terkait aset sepeda motor akan berpotensi bermasalah nantinya. Namun janji tetap kita realisasikan meskipun dalam bentuk lain," kata dia.

Demikian juga dengan kehadiran posyandu yang tidak kalah penting sebagai salah satu bentuk upaya kesehatan yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat.

 

"Sebagai Lembaga Kemasyarakatan yang merupakan mitra pemerintah desa/kelurahan yang ikut membangun dalam bidang kesehatan masyarakat. Keberadaan posyandu sangat diperlukan dalam mendekatkan upaya promotif dan preventif kepada masyarakat. Utamanya terkait dengan upaya peningkatan status gizi masyarakat serta upaya kesehatan ibu dan anak," ujar Ansar.

Ia pun berharap agar posyandu dapat mendukung dan menyukseskan agenda nasional, yaitu Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) tahun 2022 di Provinsi Kepri yang telah dilakukan pencanangannya kemarin.

Melalui pemberian insentif, Ansar ingin RT/RW dan kader posyandu menjadi lebih semangat bekerja sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah baik kabupaten/kota maupun provinsi

Terutama dalam menyampaikan setiap kegiatan atau program pembangunan kesehatan masyarakat, serta mendorong penurunan angka stunting di Kepri dapat berjalan maksimalkan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ansar juga menyerahkan bantuan untuk transportasi laut kepada 8 sekolah di Buru, Kundur, Durai dan Moro dengan total bantuan sebesar Rp 489 juta.

"Apresiasi ini semoga dapat menjadi motivasi kepada para siswa untuk terus berkarya melakukan yang terbaik sebagai generasi yang berkualitas dalam mendukung pembangunan Provinsi Kepri," harapnya.

(jun)