China Wajibkan Bing Microsoft Tangguhkan Fitur Saran Otomatis
Ilustrasi. (Foto: ist)
Beijing - Microsoft Corp's Bing, satu-satunya mesin pencari asing utama yang tersedia di China, mengatakan "lembaga pemerintah yang relevan" telah memintanya untuk menangguhkan fungsi saran otomatisnya di China selama tujuh hari.
Penangguhan tersebut menandai yang kedua dari jenisnya untuk Bing sejak Desember, dan tiba di tengah tindakan keras yang sedang berlangsung pada platform teknologi dan algoritma dari Beijing.
Pengguna internet China pertama kali melihat penangguhan pada hari Sabtu (19/3/2022) lalu.
"Bing adalah platform pencarian global dan tetap berkomitmen untuk menghormati aturan hukum dan hak pengguna untuk mengakses informasi," kata Bing di situs pencariannya di China, dilansir Channel News Asia, Senin (21/3/2022).
Bing tidak merinci alasan penangguhan tersebut. Microsoft tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Perusahaan-perusahaan internet di China telah terpukul selama setahun terakhir oleh tindakan keras peraturan yang telah memberlakukan pembatasan baru pada area dari konten hingga privasi pelanggan.
Pada bulan Agustus, regulator dunia maya terkemuka Beijing menerbitkan rancangan aturan yang mendikte bagaimana platform internet dapat dan tidak dapat menggunakan algoritme.
Versi final dari aturan mulai berlaku bulan ini.
Komentar Via Facebook :