Ketum KNPI Haris Pertama: Institusi Polri di Kepri 'Biarkan Premanisme'

Ketum KNPI Haris Pertama: Institusi Polri di Kepri

KNPI Kepri versi Musda Bintan. (foto: ist)

Batam, Batamnews - Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama menyatakan akan meminta Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo, untuk mengevaluasi kinerja aparat penegak hukum di Polres Tanjungpinang dan Polda Kepri.

Hal itu dikatakan Haris Pertama, saat menghadiri Pelantikan Pengurus DPD KNPI Provinsi Kepulauan Riau periode 2022-2025, di Aston Hotel Tanjungpinang, Minggu (13/3/2022).

Baca juga: Andi Mochtar Ungkap Kisruh yang Bikin Pengurus KNPI Kepri Terbelah

"Saya sebagai ketua umum DPP KNPI akan melaporkan langsung kepada kepala kepolisian Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo atas tindakan-tindakan premanisme yang terjadi pada Musda dan Pelantikan KNPI Kepri," kata Haris.

Polri, lanjut Haris, beberapa hari yang lalu telah berkomitmen akan menindak tegas segala bentuk premanisme yang terjadi di masyarakat.

"Pada hari ini, saya berjanji kepada teman-teman di Kepulauan Riau, kita akan evaluasi kepolisian yang ada di Kepulauan Riau," tegas dia.

Haris juga menyampaikan pesannya kepada Kapolda Kepri Irjen (Pol) Aris Budiman, DPP KNPI akan melakukan tuntutan kepada kepolisian republik Indonesia.

"Keamanan-keamanan pemuda telah terancam di Republik ini. Kasus ini telah terjadi pada diri saya, dan para pecinta demokrasi. Disini juga hadir ketua umum OKP lainnya, kita sama-sama menyaksikan tindakan premanisme yang dibiarkan oleh pihak kepolisian di Kepri, khususnya Polres Tanjungpinang," tukasnya.

Pelantikan DPD KNPI Kepri sempat terjadi kericuhan sebelumnya saat digelar di Hotel Aston Tanjungpinang. 

Baca juga: Dualisme KNPI Kepri, Pelantikan Endang Sucowati Ricuh di Tanjungpinang

Hal ini disinyalir buntut dari kekisruhan dualisme KNPI di pusat (versi Haris Pertama dan versi Noer Fadjrieansyah), yang saat ini juga merembet ke Kepri. 

KNPI Kepri pun kini terpecah menjadi dua usai Musda dilakukan di Bintan akhir tahun lalu, satu KNPI yang diketuai Dewi Socowati versi Musda Bintan yang didukung KNPI versi Haris Pertama, dan KNPI Kepri yang diketuai Banjar Ahmad yang menganggap Musda tersebut tidak sah.

(fox)