110 Orang Meninggal Akibat Lakalantas di Kepri Selama 2021

110 Orang Meninggal Akibat Lakalantas di Kepri Selama 2021

Kondisi Honda Scoopy yang ditumpangi Sari Indriyani rusak parah dan nyaris tak berbentuk dalam kecelakaan lalu lintas di Bintan, November lalu.

Batam, Batamnews - Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Provinsi Kepulauan Riau merenggut nyawa 110 orang sepanjang tahun 2021.

Angka ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, seiring dengan menurunnya angka kecelakaan pada tahun kemarin.

Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman merinci jumlah kecelakaan di Kepri sebanyak 540 kasus, menurun dibanding tahun 2020 sebanyak 704 kasus.

"Persentase penurunan kasus kecelakaan sebesar 23,2 persen dibanding 2020," ungkap Aris, Sabtu (1/1/2022).

Baca: Honda Scoopy vs Innova di Bintan Tewaskan Gadis 19 Tahun

Korban tewas pada 2020 sebanyak 157 orang. Sedangkan di tahun 2021 terdapat penurunan mencapai 29 persen yakni sebanyak 110 orang.

Untuk korban luka berat mengalami penurunan sebanyak 22 persen dari tahun sebelumnya, jika di tahun 2020 sebanyak 192 orang maka di tahun 2021 sebanyak 148 orang.

"Kalau korban luka ringan di tahun 2020 sebanyak 733 orang, tahun 2021 sebanyak 572 orang yang berarti mengalami penurunan sebanyak 21 persen," kata Aris.

Baca: Seruduk Belakang Truk, Pengendara Motor di Batam Tewas di Tempat

Tak hanya itu, untuk kerugian materil di tahun 2020 sebanyak Rp 1.274.800.002, maka dibandingkan kerugian materil kecelakaan lalulintas yang terjadi pada tahun 2021 sebanyak Rp 1.063.500.000 yang berarti mengalami penurunan sebanyak Rp 211.300.002.

(rez)