BUP Karimun Diduga Lalai Pantau Kondisi Ponton Pelabuhan Tanjung Maqom

BUP Karimun Diduga Lalai Pantau Kondisi Ponton Pelabuhan Tanjung Maqom

Dermaga ponton Pelabuhan Tanjung Maqom ambruk. (Foto: Edo/Batamnews)

Muhammad Ikhsan

Karimun, Batamnews - Ambruknya ponton di Pelabuhan Tanjung Maqom, Kundur Barat, Kabupaten Karimun disesalkan sejumlah pihak.

Kepala UPT Dinas Perhubungan Kundur Barat, Persada mengatakan, ponton bagi dermaga keberangkatan penumpang tersebut memang sudah lapuk termakan usia.

Baca juga: Ponton Pelabuhan Tanjung Maqom Kundur Karimun Ambruk 

Menurutnya Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Karimun, harusnya sudah mengganti ponton tersebut tak hanya dilakukan perawatan. Apalagi pada Oktober 2021 lalu, BUP sudah memantau kondisi ponton di pelabuhan ini. 

"Kondisi pontonnya kurang layak karena memang sudah agak rapuh, dikatakan karena adanya gelombang kuat atau pasang laut tinggi memang hal itu bisa diduga menjadi pemicunya (ambruk)," kata Persada.

BUP terakhir melakukan pemeliharaan Oktober 2021 lalu. Persada mengatakan, harusnya mereka sudah melihat kondisi dan risiko ponton tersebut.

"Baik ponton keberangkatan dan kedatangan sudah dilakukan pemeliharaan, salah satunya seperti perbaikan tiang penyangganya," kata Persada.

Saat ini arus penumpang untuk keberangkatan dialihkan sementara ke ponton kedatangan.

Baca juga: Keropos, Jembatan Ponton Dermaga Senayang Rawan Patah

"Ponton yang ambruk ditutup sementara untuk menunggu perbaikan, sehingga penumpang yang hendak berangkat dialihkan ke ponton kedatangan," ujarnya.

Beruntung dalam kejadian Minggu (5/12/2021) dini hari itu, tidak ada korban, pasanya tidak ada aktivitas saat itu dilokasi. Belum diketahui kondisi ponton di dermaga kedatangan yang kini dipakai untuk keberangkatan juga.
 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait