Ducati Lupakan 'Unboxing' Ilegal: Kami Tak Sabar Berada di Indonesia

Ducati Lupakan

Motor tim Ducati Aruba.it, Michael Ruben Rinaldi, untuk balapan Superbike. Foto: Ducati

Jakarta, Batamnews - Ofisial Tim Aruba.it Racing Ducati buka suara usai insiden unboxing ilegal oleh pihak tak bertanggung jawab. Tim asal Italia mengaku masih antusias menyambut World Superbike (WSBK) di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok, Indonesia. Hal ini boleh jadi sedikit membikin lega situasi.

Sebelumnya, Speedweek mewartakan bahwa Ducati telah mengirim properti balapan ke Pertamina Mandalika International Street Circuit. Namun, pada Rabu (10/11/2021), beredar video yang menampilkan seseorang sedang mengutak-atik motor Ducati Panigale V4R yang dipakai Michael Ruben Rinaldi.

Direktur olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, marah dan tidak habis pikir atas kejadian ini. Ia lalu mengatakan bahwa hal-hal tak mengenakkan semacam ini hanya terjadi saat balapan internasional dihelat di negara-negara dunia ketiga pada 40 tahun lalu.

Namun, teraktual, Tim Aruba.it Racing Ducati menyatakan masih bersemangat dan antusias menyambut balapan WSBK di Indonesia.

''Terkait apa yang telah terjadi di Sirkuit Internasional Mandalika, Tim Aruba.it Racing Ducati ingin memberikan klarifikasi,'' tulis pernyataan resmi Tim Aruba.it Racing Ducati di Instagram.

''Satu-satunya hal yang ingin kami katakan adalah: Kami tidak sabar untuk berada di Indonesia,'' lanjut mereka.

Adapun, balapan di Pertamina Mandalika International Street Circuit akan dihelat pada 20 dan 21 November 2021. Rinaldi sendiri berada di urutan empat klasemen sementara dengan 278 poin, terpaut sangat jauh dari Toprak Razgatlioglu di puncak yang mengoleksi 531 poin.

(fox)