Jepang Temukan Vaksin Moderna Terkontaminasi Partikel Logam

Jepang Temukan Vaksin Moderna Terkontaminasi Partikel Logam

Ilustrasi.

Tokyo, Batamnews - Kementerian Kesehatan Jepang mengonfirmasi temuan zat-zat asing pada vial vaksin Moderna yang diperkirakan adalah partikel-partikel logam.

Zat-zat asing ditemukan pada vial vaksin Moderna yang belum dibuka di delapan tempat vaksinasi di Jepang sejak 16 Agustus. Vial tersebut diproduksi di pabrik Spanyol, lansir Kantor Berita NHK, Jumat (27/8/2021).

Para pejabat kementerian telah meminta 863 tempat vaksinasi di seluruh Jepang pada Kamis (26/08/2021) pagi untuk menghentikan penggunaan 1,63 juta dosis vaksin yang diproduksi di pabrik tersebut.

Para pejabat mengatakan zat asing itu berbentuk partikel dan diyakini sebagai logam karena tertarik oleh magnet.

Mereka mengatakan tengah mencoba mengidentifikasi bahan tersebut secepatnya serta mencari tahu bagaimana zat itu dapat masuk ke dalam vial.

Kementerian Kesehatan mengatakan zat asing itu sejauh ini ditemukan hanya dari vial dengan nomor lot 3004667.

Namun, mereka juga memutuskan untuk menghentikan penggunaan vial dengan dua nomor lot lainnya, yaitu 3004734 dan 3004956, meski tidak ada zat asing yang ditemukan. 

Kedua vial ini dibuat menggunakan jalur produksi yang sama di pabrik tersebut dalam periode yang sama.

Staf medis diharuskan memeriksa apakah terdapat zat asing pada vial sebelum menggunakannya karena dalam kesempatan yang langka, zat asing mungkin dapat ditemukan. Para anggota di delapan tempat vaksinasi itu menemukan kontaminasi tersebut dengan mengikuti aturan ini.

Nomor lot sebuah vaksin yang digunakan bagi tiap suntikan tertulis pada sertifikat yang diberikan pada saat vaksinasi.

Sejauh ini, Kementerian Kesehatan Jepang belum menerima laporan masalah kesehatan apa pun terkait vaksin tersebut. 

Namun orang-orang yang menerima vaksin dengan nomor lot yang telah disebutkan disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter jika mereka merasa ada yang tidak normal dengan kesehatan mereka. 

Mereka juga dapat menghubungi Takeda Pharmaceutical yang menangani distribusi vaksin Moderna di Jepang.

(gea)