PPKM Darurat, Armada Kapal di Batam Kurangi Trip hingga Berhenti Operasi 

PPKM Darurat, Armada Kapal di Batam Kurangi Trip hingga Berhenti Operasi 

Pelabuhan Punggur. (Foto: Batamnews)

Batam, Batamnews - Sejumlah agen pelayaran memilih tak beroperasi selama PPKM Darurat di Kota Batam dan Kota Tanjungpinang.

Sejumlah persyaratan yang diterapkan seperti rapid tes antigen, kartu vaksin dan sebagainya membuat penumpang turun drastis. PPKM memang diterapkan untuk membatasi kegiatan masyarakat di wilayah terkait.

Baca juga: Enam Hari PPKM Darurat di Batam, Amsakar: Efektif Tekan Kerumunan

Intensitas penumpang jalur pelayaran Tanjungpinang-Batam dan sebaliknya, selama ini cukup ramai setiap hari. Namun kini agen pelayaran ada yang mengurangi trip pelayaran hingga meniadakan sama sekali.

Kapolsek KKP Batam, AKP Budi Hartono menturkan hal tersebut. "Untuk rute Batam-Tanjungpinang agennya mengurangi jadwal. Jadi kapal yang jalan hanya tiga trip saja," ucapnya, Minggu (18/7/2021).

Sementara itu, rute Batam- Karimun juga mengalami penurunan jumlah penumpang yang signifikan. Sejumlah armada kapal berhenti beroperasi.

Syarat perjalanan juga diberlakukan, meskipun Karimun tidak menerapkan PPKM darurat seperti Batam.

Baca juga: PPKM Darurat: Pedagang Kecil di Batam Makin Menjerit

"Kalau rute Batam-Karimun, ada kapal jalan tapi hanya dua kali, dari Batam yaitu 1 kali Mikonata dan 1 kali Dumai dan juga sama dari Karimun. MV Oceana dan Batam Jet itidak operasi," ujar Budi.

Jalur pelayaran dari luar provinsi, armada kapal yang jalan hanya RoRo di Punggur dan Pelni di Batuampar.

"Untuk perjalanan dari luar Kepri ke Batam, syaratnya swab PCR, dan saat ini kapal yang jalan hanya RoRo dan Pelni," sebutnya.

(aha)