Terungkap Alasan Petugas Periksa Kartu Vaksin Saat PPKM Darurat di Batam

Terungkap Alasan Petugas Periksa Kartu Vaksin Saat PPKM Darurat di Batam

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

Batam, Batamnews - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), sudah memasuki hari kedua, Selasa (13/7/2021).

Dalam penyekatan yang dilakukan, warga yang beraktivitas di luar rumah harus memiliki kartu atau sertifikat vaksin Covid-19. Mereka yang punya kartu vaksin, dapat melewati atau diberi jalan oleh petugas yang berjaga, namun dengan tujuan yang jelas.

Sementara itu, bagi yang tidak memiliki kartu vaksin, tidak diperbolehkan lewat dan harus mengikuti jalur pengalihan yang telah direkayasa. Ada juga masyarakat yang belum divaksin diminta untuk mengisi data diri dan nomor telpon di lembaran kertas yang telah disediakan.

"Kita memastikan, karena masyarakat yang telah divaksin itu daya tahan tubuhnya tinggi, meskipun masih tetap bisa terpapar," kata Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

Baca juga: Duh, Puluhan Orang Terpapar Corona usai Salatkan Jenazah Positif Covid-19

Maksud tingginya daya tahan tubuh itu, selain dapat mengurangi resiko terpapar, juga bisa melawan virus saat tubuh seorang terkena Covid-19, sehingga mengurangi resiko yang sangat berat.

Bahkan ia mencontohkan pada dirinya sendiri, lalu Wali Kota Batam Muhammad Rudi, serta Kepala Dinas yang terpapar meskipun sudah divaksin. Tapi, daya tahan tubuh akan melawan virus dan tidak menimbulkan gelaja-gejala yang berbahaya.

"Pak Wali, termasuk saya, dan Kadis-kadis sudah beberapa kali terpapar setelah vaksin. Tapi, alhamdulillah dapat pulih kembali," ujarnya.

Oleh karena itu, upaya yang dilakukan oleh pemerintah tersebut untuk menjaga masyarakat. Sehingga, dengan meratanya vaksinasi yang dilakukan, daya tahan tubuh masyarakat Kota Batam akan bisa melawan virus saat terpapar.

"Dengan vaksin, kita dapat menjaga diri kita sendiri, dan tidak menjadi orang yang menularkan virus bagi keluarga kita maupun orang lain. Maka kita gencar lakukan vaksinasi," pungkas Amsakar.

(aha)