Sanggupi Takkan Kabur, Polisi Bebaskan Dokter Lois Owien

Sanggupi Takkan Kabur, Polisi Bebaskan Dokter Lois Owien

Dokter Lois Owien (jaket kuning) di Mapolda Metro Jaya, Jakarta (Foto:detikcom)

Jakarta - Dokter Lois Owien dibebaskan dari tahanan Bareskrim Polri, Selasa (13/7/2021). Ia mengaku bersalah setelah ditetapkan menjadi tersangka, terkait pernyataan yang tidak mempercayai adanya Covid-19.

Polisi mengungkapkan alasan dibebaskannya dokter Lois. Direktur Tindak Pidana Siber (Dir Tipidsiber) Bareskrim Polri Brigjen Pol Slamet Uliandi mengatakan hal ini sesuai dengan konsep Polri yang Presisi yang digagas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

"Yang bersangkutan (dr Lois) menyanggupi tidak akan melarikan diri. Oleh karena itu saya memutuskan untuk tidak menahan yang bersangkutan, hal ini juga sesuai dengan konsep Polri menuju Presisi yang berkeadilan," kata Slamet dilansir Suara.com---jaringan Batamnews, Selasa (13/7/2021).

Slamet menambahkan, faktor lain dokter Lois Owien dibebaskan, karena Polri kini mengedapankan pendekatan preventif. Dalam menindaklanjuti kasus tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE.

"Kami melihat bahwa pemenjaraan bukan upaya satu-satunya, melainkan upaya terakhir dalam penegakan hukum, atau diistilahkan ultimum remidium. Sehingga, Polri dalam hal ini mengendepankan upaya preventif agar perbuatan seperti ini tidak diikuti oleh pihak lain," katanya.

Baca: Bareskrim Resmi Tahan dr Lois Terkait Kasus Hoaks Covid-19

Dalam kasus ini, dr Lois dijerat dengan Pasal 28 Ayat (2) Juncto Pasal 45A Ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 14 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946. 

Kemudian Pasal 14 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 dan/atau Pasal 14 ayat (1) dan Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait