Dirut RS Sardjito Dicopot Pascatragedi 33 Pasien Meninggal Oksigen Habis

Dirut RS Sardjito Dicopot Pascatragedi 33 Pasien Meninggal Oksigen Habis

dr Eniarti, Dirut RSUP Dr Sardjito yang baru. (Sumber: Situs RSJ Soerojo)

Muhammad Ikhsan

Yogyakarta, Batamnews - Jabatan Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito Yogyakarta mengalami pergantian. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melantik dr Eniarti sebagai Dirut RS Sardjito yang baru.

"Betul, Menkes melantik dr Eniarti sebagai Dirut RSUP Dr Sardjito," kata Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Abdul Kadir via detikcom, Senin (12/7/2021).

Baca juga: RSUP Dr Sardjito Kehabisan Oksigen Berujung 33 Pasien Meninggal

Pelantikan digelar pada siang tadi pukul 12.00 WIB. Abdul Kadir menepis pergantian Dirut RS Sardjito dilatarbelakangi peristiwa tragedi oksigen habis yang menewaskan 33 orang saat pandemi Covid-19, pada 3-4 Juli lalu.

"Tidak. Ini rotasi biasa di jajaran kita. Ini setiap 3 atau 4 tahun jabatan memang kita harus rotasi," kata Abdul Kadir.

Dia menjelaskan, dr Eniarti sebelumnya merupakan Dirut Rumah Sakit Jiwa Prof Dr Soerojo di Magelang Jawa Tengah. Kini, dr Eniarti menjadi Dirut RS Sardjito di Yogyakarta. Sedangkan Dirut RS Sardjito sebelumnya yakni dr Rukmono Siswishanto menjadi Dirut RSJ Prof Dr Soerojo Magelang.

"Jadi ditukar," kata Abdul Kadir.

Dilansir situs Kementerian Kesehatan RI, yakni Sehat Negeriku, pelantikan dilakukan secara virtual, diikuti Wakil Menkes Dante Saksono.

Baca juga: Singapura Kirim Bantuan Ventilator hingga Tabung Oksigen ke Indonesia

Menkes Budi mengatakan rotasi dan mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dalam penyegaran organisasi. Ia mengingatkan organisasi yang dijalankan saat ini di lingkungan Kemenkes tengah menghadapi tekanan yang luar biasa karena adanya peningkatan dari penularan virus Covid-19. Menkes ingin tiga hal dipastikan, yakni pelayanan masyarakat, infrastruktur, pembinaan semua tenaga kesehatan.

"Oleh karena itu titipan saya kepada para Dirut rumah sakit vertikal yang ada di seluruh Indonesia pastikan bahwa kita meluangkan waktu dan tenaga yang cukup untuk mengantisipasi semua masalah yang mungkin terjadi, dan memberikan pelayanan sebaik-baiknya terhadap masyarakat yang berada di sekitar kita," kata Menkes Budi Gunadi Sadikin.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :