Rudi Chua Nilai Razia Protokol Kesehatan Kurang Efektif, Ini Alasannya

Rudi Chua Nilai Razia Protokol Kesehatan Kurang Efektif, Ini Alasannya

Anggota DPRD Kepri, Rudi Chua.

Tanjungpinang, Batamnews - Razia penerapan protokol kesehatan di sejumlah tempat keramaian Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau dinilai kurang efektif menekan laju persebaran Covid-19.

Anggota DPRD Provinsi Kepri, Rudi Chua menyebut razia secara rombongan dengan durasi sekali sehari itu justru malah tidak membangun kesadaran publik terhadap protokol kesehatan.

“Jadi ketika didatangi, warga yang sebelumnya tidak menggunakan masker, langsung menggunakan masker sebelum petugas menghampiri mereka,” kata Rudi saat ditemui di Kantor DPRD Provinsi Kepri, Kamis (1/7/2021).

Dengan keadaan seperti itu, tentunya penilaian petugas terhadap warga bagus karena terlihat seperti mematuhi protokol kesehatan.

“Setelah petugas pergi, maskernya tetap dibuka lagi,” ucapnya politikus Partai Hanura itu sambil tertawa.

Baca: Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Corona di RS Tanjungpinang Menipis

Menurutnya, razia dadakan seperti itu tidak perlu dilakukan karena kurang efektif karena tidak memberikan efek jera.

Ia mengusulkan, di tempat-tempat keramaian itu ditempatkan petugas sekitar 5 orang untuk berjaga setiap harinya. Tujuannya untuk memantau masyarakat yang tidak memakai masker. 

"Lebih bagus lagi kalau petugas pakai baju bebas, tapi tetap ada kartu pengenal untuk menegur warga yang melanggar protkes,” jelasnya.

Jadi dengan usulannya itu, dinilai kinerja satgas lebih efisien untuk membimbing masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan terutama penggunaan masker.

Pada Kamis hari ini, Tanjungpinang mencatatkan 82 kasus baru Corona. Pasien sembuh sebanyak 134 orang dan dilaporkan 4 orang meninggal dunia.
 

(ude)