Menko Airlangga: KEK BAT Jadi Prototipe Peningkatan Investasi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto.

Batam, Batamnews -  Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam Aero Technic di kawasan Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) diharapkan bisa menjadi prototipe peningkatan investasi nasional.

Harapan itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto saat menyerahkan Peraturan Pemerintah Nomor 67 tahun 2021 tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batam Aero Technic, Sabtu (12/6/2021). 

Airlangga mengatakan Batam Aero Technic (BAT) berdiri di lahan seluas 30 hektar dengan total investasi mencapai Rp 7,2 triliun, dan bisa menyerap tenaga kerja beserta seluruh teknisi mencapai 6 ribu orang.

“Ini bisa jadi prototipe peningkatan investasi, dan diharapkan dapat ditingkatkan pada tahun 2027,” ujar Airlangga. 

Selain menyerahkan PP 67 tahun 2021, Airlangga beserta rombongan juga menyerahkan PP 68 tahun 2021 tentang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park. 

Baca: Menko Perekonomian RI Serahkan PP KEK BAT dan Nongsa

Penetapan dua KEK sangat strategis ini mendukung kawasan Batam Bintan Karimun (BBK), yang akan dikembangkan menjadi Kawasan Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas (KPBPB) dan kawasan Free Trade Zone (FTZ). 

“Saat ini sedang dilakukan studi untuk finalisasi dan diharapkan mampu menarik investasi dari dalam dan luar negeri,” katanya.

Serta targetnya sedang disiapkan dalam bentuk roadmap (pemetaan), agar Batam tidak lagi menarik investasi dalam jumlah jutaan dollar tetapi ada loncatan.

“Kami minta target kepada Gubernur dan pak wali kota selaku Kepala BP Batam agar target ditambah USD 3 miliar, ini adalah revitalisasi BBK,” jelasnya. 

Kedua kawasan ini menjadi percontohan perkembangan kawasan ekonomi berbasis servis dan digital. Karena jika berhasil maka akan direplikasi ke berbagai daerah di Asia Tenggara. 

“Lokasi ini bisa menjadi hub ASEAN, jadi ada centre ASEAN yang orientasinya ekspor, ini akan kami dukung,” katanya. 

(ret)