Vaksinasi Corona Pekerja Industri di Batam Terhambat Tenaga Vaksinator

Vaksinasi Corona Pekerja Industri di Batam Terhambat Tenaga Vaksinator

Ilustrasi (Foto:AFP)

Batam, Batamnews - Vaksinasi Covid-19 bagi para pekerja industri di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), sudah mulai dilakukan sejak beberapa hari belakangan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan, pihaknya sudah menyusun jadwal pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di setiap perusahaan.

"Prosesnya sudah berjalan. Seperti di Batamindo sudah berjalan dari Senin kemarin. Jadwalnya Senin, Rabu, Kamis dan Jumat," kata Rudi, Jumat (11/6/2021).

Ia memastikan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di perusahaan berlangsung dari Senin hingga Minggu. Namun pelaksanaan vaksinasi mengalami hambatan, karena jumlah vaksinator yang ada masih terbatas.

Baca juga: 'Nasi Kapau', Vaksinasi Corona Jangkau Penduduk Pulau Tulang Karimun

"Cuman soal vaksinator saja yang masih kurang," sebutnya.

Akibat dari kurangnya vaksinator tersebut, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di beberapa kawasan industri seperti di Kawasan Panbil masih sedang diusahakan. Pihak Kawasan Panbil meminta pengadaan vaksinasi bagi 12 ribu orang pekerja.

“Kami masih sedang usahakan,” kata dia.

Untuk proses pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di perusahaan, Rudi menjelaskan vaksinasi dilaksanakan saat perusahaan melaporkan jumlah pekerja. Setelah itu pihaknya akan koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam.

Baca juga: Wali Kota Rudi: Segera Atasi Pandemi, Pulihkan Kembali Ekonomi Batam

"Tapi ada juga perusahaan yang menyelenggarakan langsung dengan Dinkes, tak masalah. Ada juga perusahaan yang karyawannya dibawah 100 mungkin mengarahkan karyawannya ke Puskesmas terdekat ataupun mengikuti vaksin yang diselenggarakan organisasi tertentu," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan telah meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri tambahan kuota vaksin, untuk diberikan kepada para pekerja industri. Mengingat sebagian besar penduduk Kota Batam merupakan golongan pekerja industri.

"Apabila stok nya sudah ada, maka mereka (pekerja) akan kita vaksinasi dan itu tidak akan dipungut biaya apapun," ujar Amsakar sehari lalu.

(ret)