Beredar Pesan Berantai Kapal Feri Tujuan Lingga Stop Operasi 28 April

Beredar Pesan Berantai Kapal Feri Tujuan Lingga Stop Operasi 28 April

Kadishub Lingga memastikan kabar kapal feri tujuan Lingga stop beroperasi mulai 28 April hoaks.

Lingga, Batamnews - Masyarakat Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), dihebohkan dengan pesan berantai melalui aplikasi percakapan WhatsApp (WA) terkait informasi bahwa kapal feri tujuan Lingga stop operasi mulai tanggal 28 April hingga 14 hari ke depan.

Dalam pesan tersebut menyebutkan bahwa kesepakatan ini diambil dalam upaya untuk mencegah masuknya virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Lingga. Informasi yang beredar itu pun menyebutkan bahwa rapat khusus terkait dengan keputusan itu digelar tadi malam.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lingga, Selamat ketika dihubungi Batamnews pun membantah informasi itu. Ia mengaku sampai hari ini Pemda belum melakukan rapat terkait hal tersebut. Artinya, Pemda Lingga masih mengacu kepada surat edaran Gubernur Kepri.

"Pemkab Lingga bersama Forkopimda belum melaksanakan rapat lanjutan, dan kita masih mengacu pada surat edaran Gubernur. Jadi intinya pesan yang beredar ini hoaks," kata Selamat, Sabtu (24/4/2021).

Ia melanjutkan, dari surat edaran Gubernur itu, belum ada penyetopan untuk transportasi lokal. Kecuali memperketat protokol kesehatan (Prokes). Kemudian, dalam poin 3 surat edaran tersebut juga menyebutkan bahwa khususnya transportasi lokal dalam Provinsi Kepri, bagi perjalanan laut di atas 4 jam wajib menggunakan rapid test atau antigen.

"Untuk Lingga, baik itu dari Batam ke Lingga maupun Tanjungpinang ke Lingga, itu dibawah 4 jam. Kecuali mungkin ada perubahan cuaca, sekali-sekali bisa diatas 4 jam. Tapi normalnya kita dibawah 4 jam jarak tempuh," sebut Selamat.

"Maka, dari surat edaran Gubernur itu dapat disimpulkan bahwa untuk ke Lingga, Insya Allah kita tetap masih berjalan dan kemungkinan tidak menggunakan rapid test maupun antigen jika mengacu pada 4 jam ke atas," tambahnya.

Dengan demikian, ia pun menghimbau agar masyarakat yang ingin mudik ke Lingga tidak gegabah.

"Intinya tetap kita mengacu kepada surat edaran. Kalau pun ada informasi terbaru, akan disampaikan secara resmi melaui media, baik itu online maupun cetak. Kita berharap Kabupaten Lingga tetap mengacu kepada surat edaran Gubernur Kepri," harapnya.

Sementara itu, hal senada juga disampaikan Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Lingga, Wirawan Trisna Putra. Ia mengaku tidak ada rapat membahas penyetopan kapal feri tersebut tadi malam.

"Memang tadi malam tidak ada rapat membahas info yang beredar," sebut Wirawan.

Berikut isi postingan pesan berantai yang menyebutkan bahwa Bupati Lingga bersama Forkominda telah melakukan rapat terkait antisipasi penularan virus Covid-19.

Dengan ini disampaikan bahwa:

Sesuai hasil kesepakatan bersama & kebijakan pemerintah Kabupaten Lingga pada rapat tersebut dalam upaya untuk mencegah masuknya virus corona/covid 19 di Kabupaten Lingga, maka terhitung tanggal 28 april 2021 sampai dengan 14 hari ke depan, semua transportasi laut (kapal feri) dari semua pelabuhan yg ada di Kabupaten Lingga akan dihentikan sementara waktu. Kecuali kapal roro yg khusus untuk angkut barang (bukan penumpang). Untuk transportasi udara nanti akan disampaikan selanjutnya (menunggu hasil keputusan dari Pemkab. Lingga & kementrian).

Mohon kerjasama dari semua pihak untuk dapat mensosialisasikan informasi tersebut kpd seluruh masyarakat Kecamatan Singkep Pesisir pada Khususnya & masyarakat Kabupaten Lingga pada umumnya.

Semoga kita semua diberikan perlindungan oleh Allah Azza Wajalla/Tuhan Yang Maha Kuasa & dijauhkan dari wabah / virus corona / covid 19.

(ruz)
Komentar Via Facebook :