https://www.batamnews.co.id

Tuan Sing Holdings Singapura Garap Proyek Kota Mandiri Opus Bay di Batam

Perspektif Opus Bay yang dikembangkan Tuan Sing Holdings Singapura di kawasan Sekupang, Batam. (Foto: ist)

Batam, Batamnews - Pulau Batam masih menarik minat perusahaan Singapura untuk mengembangkan bisnis properti. Opus Bay tahap pertama menjadi buktinya.

Opus Bay merupakan proyek prestisius Tuan Sing Holdings Singapura yang ingin membangun kota terintegrasi pertama di atas lebih dari 125 hektar di kawasan Sekupang, Batam.

Dikutip dari CNA Luxury, Opus Bay merupakan proyek besar pertama Tuan Sing Holdings di Indonesia. 

Tuan Sing Holdings memiliki portofolio properti komersial, hunian, dan perhotelan yang ada milik perusahaan berlokasi di Singapura, Cina, dan Australia.

Dikelilingi oleh tanaman hijau subur dan menawarkan pemandangan tepi laut, Opus Bay akan terdiri dari fasilitas perumahan, perhotelan, hiburan dan bisnis untuk penduduk dan turis.

Kota tersebut terletak di sebelah Terminal Feri Waterfront di Batam, yang akan ditingkatkan dan dioperasikan oleh grup untuk berfungsi sebagai terminal khusus untuk penduduk dan tamu, dengan koneksi feri langsung 40 menit ke Singapura.

“Kami sangat senang dapat meluncurkan Opus Bay, salah satu pengembangan terintegrasi terbesar di Indonesia. Kami membayangkan Opus Bay menjadi kota pintar dan komunitas terintegrasi yang berfungsi sebagai tempat yang sempurna untuk kehidupan bergaya resor yang mewah dan terjangkau bagi penduduk lokal, ekspatriat, dan pelancong,” kata William Liem, CEO Tuan Sing Holdings.

Menurutnya, pengembangan Opus Bay ini menegaskan kepercayaan Tuan Sing akan hubungan kuat antara Singapura dan Indonesia. Dia percaya calon pemilik rumah dan investor di Indonesia yakin dengan rekam jejak Tuan Sing sebagai developer properti dengan pengalaman lebih dari 50 tahun di industri properti dan aset manajemen di Singapura.

William mengatakan, Batam merupakan gerbang masuk ke Indonesia tersibuk ketiga setelah Jakarta dan Bali, karena itu Tuan Sing berkomitmen untuk mengembangkan potensi Batam dengan mengandalkan kedekatan geografis antara Batam dan Singapura.

“Sebagai kawasan zona ekonomi khusus, Batam dibebaskan dari beberapa peraturan bea cukai dan pajak, ini akan menjadi lokasi investasi yang ideal bagi para pencari properti dan investor asing,” ujarnya.

Opus Bay tahap pertama akan dikembangkan di lahan seluas 40 hektar. Di tahap pertama ini dibangun rumah dengan tipe Cluny Villa, hunian bergaya resort mewah dengan kemanan yang ketat. Kemudian juga dibangun Balmoral Tower, high-rise apartemen denga pemadangan laut yang indah.

Pembangunan tahap pertama ini targetnya selesai tiga hingga lima tahun ke depan. Opus Bay merupakan kerja sama Tuan Sing dengan beberapa perusahaan arsitektur ternama.

Fasilitas lain yang akan dihadirkan antara lain pusat perbelanjaan, kawasan retail yang menghadirkan berbagai brand fashion dan gaya hidup, fasilitas dan atraksi kelas dunia, pusat hiburan dan club house.

Di Opus Bay, ke depannya juga akan ada fasilitas pendidikan dan medis dengan menggandeng berbagai institusi pendidikan dan medis terkemuka. Selain itu Opus Bay juga akan menyediakan hotel dan tempat wisata.

(gea)