Spiderman Ikut Demo Anti-Kudeta di Myanmar
Spiderman ikut demo anti-kudeta di myanmar. (Foto: Reuters)
Yangon - Sosok laki-laki berkostum Spiderman ikut berunjuk rasa menentang kudeta di Myanmar kemarin. Ribuan massa di Ibu Kota Yangon berkumpul di jalanan menolak kudeta dan mendesak pemerintahan junta militer membebaskan pemimpin sipil Aung San Suu Kyi.
Laki-laki berusia 28 tahun yang mengaku bernama "Spidey Htoo" itu mengatakan dia baru kembali dari Singapura untuk memulai usaha di Yangon. Namun rencananya buyar karena pandemi Covid-19 dan kini terjadi kudeta pada 1 Februari lalu.
"Kudeta kemarin sangat mengejutkan buat saya," kata dia, seperti dilansir laman Reuters, Minggu (13/2/2021).
Spidey Htoo mengatakan dirinya memakai kostum superhero itu karena untuk menghindari masalah akibat banyaknya penangkapan oleh aparat.
Kantor hak asasi PBB dua hari lalu mengatakan lebih dari 350 orang ditangkap di Myanmar sejak kudeta. Suu Kyi ditangkap sejak hari pertama kudeta dan massa mendesak militer membebaskannya.
Menurut pengakuan Spidey Htoo keikutsertaan dirinya dalam demo ini menjadi dilema bagi kedua orangtuanya. Mereka tidak berani bersuara tapi juga tidak ingin militer berkuasa di negara yang hampir 50 tahun dipimpin junta militer itu.
"Akhirnya mereka (orangtua) membolehkan saya," kata dia.
Dengan memakai kostum Spiderman dia berharap menjadi sorotan warga dan media, kata Spidey Htoo. Aparat menindak para pendemo dengan kekerasan pada 1988 dan 2007 namun demo kali ini tampaknya lebih lunak dan demonstran bebas mengenakan berbagai macam kostum.
"Demo kami kali ini akan benar-benar berbeda dengan yang sudah-sudah. Gagasan kami lebih kreatif daripada taktik mereka (aparat). Mereka tidak bisa menundukkan kami. Kami akan menang," kata dia.
Komentar Via Facebook :