https://www.batamnews.co.id

Tensi Tinggi, Wali Kota Rudi Kembali Gagal Disuntik Vaksin Covid-19

Wali Kota Rudi dicek tekanan darahnya, namun tak bisa disuntik vaksin Covid-19 lantaran tekanan darah tidak normal alias tinggi. (Foto: Margaretha/batamnews)

Batam - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi kembali gagal untuk menjalani vaksinasi Covid-19, Jumat (29/1/2021).

Lagi-lagi kendala yang sama yakni tekanan (tensi) darah tinggi membuat Rudi urung menerima vaksin, setelah sempat menjalani pemeriksaan kesehatan.

"Saya kira namanya kita manusia hanya berusaha yang memutuskan sesuai dengan keyakinan kita, kalau saya ya Allah SWT," ujar Rudi.

Ia mengakui dalam 14 hari terakhir ini, sudah mencoba untuk menjalani vaksinasi, namun tetap gagal, karena tensinya tinggi.

Meski demikian, ia tetap optimistis bisa menjalani vaksinasi Covid-19. Dalam satu pekan ke depan, Rudi akan mencoba kembali. 

"Mana tahu habis (dari) MK, dia (tekanan darah) netral dan normal kembali. Padahal di dalam tadi bagus. Ada 3 dokter yang cek. Sama hasilnya tetap 130. Setelah seremonial acara dicek lagi 141. Pakai alat digital malah 150. Kenapa ya? Takdir namanya," katanya. 

Akan tetapi Rudi menduga kondisinya ini dipengaruhi dengan jadwalnya yang pada dalam satu pekan terakhir dan baru pada Kamis (28/1/2021), ia kembali dari Jakarta untuk menghadiri rapat membahas tata ruang Batam di Kementerian Agraria/Tata Ruang.  

"Untuk mensinkronkan kita berharap 2 minggu kedepan, Perda itu sudah keluar. Karena untuk membangun Kota Batam dasarnya tata ruang itu yang utama. Orang mau investasi pasti tanya," katanya.

Sesampainya di Batam ia langsung rapat penggunaan anggaran BP Batam sampai larut malam. Akibatnya waktu istirahat juga berkurang.

"Sampai di rumah jam 1 an. Subuh bangun lagi, berarti 3 jam saja tidurnya. Tapi saya sehat-sehat saja," kata dia.

Ia menambahkan, walaupun kegiatan rutin padat, dirinya juga menjalankan pola hidup yang sehat. Seperti olahraga teratur dan makan makanan yang bergizi.

"Saya sudah tak pernah lagi malahan makan seafood," katanya. 

Dua pekan lalu, Rudi juga gagal menjadi orang pertama yang menjalani vaksinasi Covid-19 di Batam, Jumat (15/1/2021). 

(ret)