Pasar TPID 2 Dreamland Segera Diresmikan, Berikut Keunggulannya

Pasar TPID 2 Dreamland Segera Diresmikan, Berikut Keunggulannya

Pasar TPID 2 Dreamland di kawasan Batuaji. (Foto: Margaretha/batamnews)

Dodo

Batam - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Batam, Kepulauan Riau akan meluncurkan Pasar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) 2 yang berada di kawasan Dreamland, Batuaji. 

Rencananya pasar TPID 2 ini akan diresmikan oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi pada tanggal 23 Januari 2021 mendatang. 

Kepala Bidang (Kabid) Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Zulkarnain, menjelaskan Pasar TPID 2 ini memiliki luas 3.316 meter persegi, yang dapat menampung 205 pedagang. 

Di pasar ini juga terdapat 109 kios dengan ukuran 3x6 meter dan 3x4 meter.

"Tersedia juga meja atau los pedagang basah dan kering yang berjumah 96 lapak dengan ukuran 1,5 x 2,25 meter. Jadi cukup luas sekali,” katanya, Selasa (19/1/2021).

Setiap meja atau los sudah dilengkapi listrik dan air, agar dapat memberikan kenyamanam bagi para pedagang nantinya. 

Pasar TPID 2 ini juga memiliki konsep standar nasional Nomor 8152 tahun 2015 tentang Pasar Rakyat. Baik dari segi letak, pencahayan, sirkulasi udara, lahan parkir yg luas, menjadiakan pasar yang aman, bersih, sehat dan nyaman bagi para pedagang atau pembeli.

“Untuk antisipasi penyebaran Covid-19, kami sudah sediakan apat cek suhu tubuh, tanki cuci tangan, setiap meja dibuatkan dinding pembatas dari akrilik, jadi tidak ada kontak langsung,” ucapnya. 

Selain itu pembeli dengan penjual harus diberi jarak 1 meter, setiap pedagang juga diwajibkan pakai masker, sarung tangan, faceshield. Bahkan ada juga Satgas Covid-19 di Pasar yang akan mengingatkan pentingnya melaksanakan protokol kesehatan di pasar.

Pasar TPID 2 Dreamland ini akan menyediakan bahan pokok. Seperti, beras, minyak goreng, gula, telur dan lainnya sebagai kebutuhan sehari-hari masyarakat Kota Batam dengan harga yang terjangkau.

"Keberadaan Pasar TPID 2 Dreamland terletak di Kelurahan Tanjung Riau ini sangat sangat strategis. Lantaran diapit oleh 3 kecamatan yaitu Kecamatan Sekupang, Batuaji dan Sagulung yang memang daerah yang sangat padat serta pangsa pasar yg sesuai bagi perumahan yang ada," kata dia.

Ia melanjutkan setelah disosialisasikan kepada para pedagang, ternyata banyak yang berminat. Karena pihaknya memberikan dispensasi atau keringanan para pedagang tidak dibebani biaya sewa selama 2 tahun.

"Para pedagang hanya membayar biaya pemeliharaan, biaya pemakaian air dan listrik saja setiap bulannnya yang sudah disepakati pengelola pasar dan calon pedagang," jelasnya.

Lantaran banyaknya pedagang yang ingin berjualan di Pasar TPID 2, Disperindag membuat pendaftaran dan seleksi mencari pedagang yang serius. 

Bagi pedagang yang serius, mereka mengisi daftar calon pedagang serta membayar biaya pemeliharaan

"Sampai saat ini keterisian kios dan meja sudah hampir 100 persen. Hanya tinggal beberapa meja yg tersedia. Dan mulai Senin 18 Januari 2021 semua kios dan meja sudah bisa dibuka sambil mengisi kios untuk ditata rapi. Seperti menyusun rak-rak Meja, hiasan dinding, mengecat ruangan atau adanya penambahan daya litrik sesuai kebetuhan," katanya.

Sebelumnya pasar TPID pertama kali di Batam berada di kawasan Grand Niaga Mas, Batam Centre. Pasar tersebut saat ini masih tetap beroperasi. 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :