Covid-19 di Bintan Bertambah 4 Kasus, 3 Orang Santri Ponpes

Ilustrasi.

Bintan - Tiga santri dari salah satu pondok pesantren (ponpes) yang berada di Jalan Tata Bumi, Ceruk Ijuk, Kecamatan Toapaya dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan, dr Gama AF Isnaeni, membenarkan tiga santri ponpes yang positif Covid-19. Mereka adalah KF (17), ROH (13), dan MI (17). 

"Ketiga remaja pria ini tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar kota. Bahkan juga tidak ada kontak erat dengan pasien positif lainnya. Namun terkonfirmasi positif Covid-19," ujar Gama, Jumat (15/1/2021).

Terungkapnya ketiga santri ini ketika melakukan Rapid Diagnostic Test (RDT) di puskesmas dengan hasilnya reaktif Covid dan ditindaklanjuti dengan pengambilan swab.

Lalu swab tenggorokan dan hidung mereka dicek melalui Polymerase Chain Reaction (PCR). Ternyata hasilnya terkonfirmasi positif covid-19 sehingga mereka bertiga ditetapkan sebagai pasien positif kasus ke 465, 466, dan 468 di Kabupaten Bintan pada Kamis (14/1/2021).

"KF ditetapkan sebagai pasien kasus ke 465. Lalu ROH kasus ke 466 dan MI kasus ke 468. Kini mereka bertiga sedang menjalani isolasi secara mandiri," jelasnya.

Selain tiga santri ini ada satu orang warga Desa Air Gelubi Kecamatan Bintan Pesisir (Binsir) yang juga ditetapkan sebagai pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bintan pada hari itu. 

Dia adalah seorang wanita berinisial Ls (20). Dia tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar kota maupun berkontak erat dengan pasien positif namun sakit dengan gejala sakit kepala, sesak napas, mual dan muntah.

"Wanita ini sudah diswab dan hasil PCR-nya positif Covid-19 dan ditetapkan sebagai pasien positif kasus ke 467. Kini dia menjalani isolasi secara mandiri juga," sebutnya.

Dari 2020 hingga 2021 jumlah pasien positif covid-19 di Kabupaten Bintan mencapai 468 orang. Dari total itu sebanyak 435 orang yang berhasil sembuh dan bisa kembali beraktivitas seperti biasanya lalu ada 10 orang yang meninggal dunia. Sehingga pasien yang masih menjalani isolasi tinggal 23 orang.

(ary)