Trump Ngamuk Kedubes AS Diroket

Foto: Reuters

Wahsington - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengamuk ke Iran. Ia memberi peringatan ke negeri Syiah itu.

 

Ia menuding Iran bertanggung jawab pad serangan fatal ke Kedutaan Besar AS di Irak pekan lalu. Tiga roket menyerang Kedubes AS di Baghdad, Minggu (20/12/2020).

"Kedutaan kami di Baghdad dihantam beberapa roket pada Minggu ... Tebak dari mana asalnya: IRAN," tegasnya dalam Twitter pribadinya @realDonaldTrump, dikutip Jumat (25/12/2020).

Ia mengatakan meski tak Ada korban, dirinya mendengar ada potensi serangan tambahan ke warga AS di Iran. Untuk itu ia mewanti-wanti Negara Ayatollah Khamanei itu.

"Jika seorang Amerika terbunuh, saya akan meminta pertanggungjawaban Iran. Pikirkan lagi," katanya lagi.

Pernyataan ini mambuat berang Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javid Zarif. Ia menyebut Trump tengah membuat pengalihan isu, karena gagal menghadapi 'bencana' di negaranya sendiri.

"Trump menggunakan foto yang tidak berharga untuk menuduh Iran dengan sembarangan," kata Menteri Luar Negeri Irak Mohammad Javad Zarif, dikutip AFP, Jumat (25/12/2020).

"Trump akan memikul tanggung jawab penuh atas setiap langkahnya saat keluar (dari Gedung Putih)."

Ketegangan antara AS dan Iran memang semakin meningkat, menjelang satu tahun pembunuhan Qasem Soleimani. Ia adalah jenderal tertinggi Iran yang tewas dalam serangan pesawat tak berawak di Baghdad yang dilakukan oleh AS awal 2020 lalu.

Namun jauh sebelum itu, AS-Iran memang tegang setelah Trump menarik diri dari perjanjian nuklir yang dibuat Barrck Obama, tahun 2018. Karena langkah Trump, Iran disanksi secara ekonomi dan menderita resesi.

Panas antara AS dan Iran sempat disebut menjadi titik panas kemungkinan munculnya Perang Dunia III.

(fox)