Antrean Rapid Test Antigen di Hang Nadim Batam Membludak

Antrean Rapid Test Antigen di Hang Nadim Batam Membludak

Antrean calon penumpang mengikuti rapid test antigen di Bandara Hang Nadim, Batam. (Foto: Reza/batamnews)

Dodo

Batam - Antrean calon penumpang mengikuti rapid test antigen terlihat mengular di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau pada Selasa (22/12/2020).

Para calon penumpang ini rata-rata memiliki tujuan ke 6 kota di sejumlah provinsi yang mewajibkan lampiran hasil rapid test antigen jika hendak masuk, yakni Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Malang, Bali dan Jawa Tengah. 

Pengelola bandara sudah menyiapkan lokasi khusus untuk rapid test antigen, tak jauh dari pintu keberangkatan Bandara Hang Nadim.

Rini, seorang calon penumpang tujuan Jakarta menyebut aturan terbaru pemerintah ini semakin mempersulit warga bepergian.

"Semakin ribet dan belum banyak warga yang tahu soal aturan rapid test antigen ini," kata dia.

Menyiasati panjangnya antrean, Rini mengaku sudah berada di bandara sekitar 4 jam sebelum keberangkatan.

Hal yang sama juga disampaikan calon penumpang lainnya, Muklis. Dia mengaku memilih mengikuti rapid test antigen sebelum membeli tiket.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi hasil rapid test sekaligus agar tidak ketinggalan pesawat.

"Saya antre sejal jam 09.30 selesai pukul 12.00, untung belum beli tiket," pungkasnya.

Plt General Manager Bandara Hang Nadim, Batam Benny Syahroni mengatakan, warga Batam khususnya penumpang yang akan pergi ke daerah yang mewajibkan RDT antigen bisa melakukannya di Hang Nadim

Diinfokannya bahwa Hang Nadim sudah memiliki tempat untuk melakukan test rapid antigen yang dibutuhkan oleh penumpang  "Sudah ada dan mulai beroperasi besok Selasa (22/12/2020)," ujar Benny, Senin (21/12/2020).

Kendati demikian, penumpang harus datang lebih awal sebelum jadwal keberangkatan untuk melakukan test rapid antigen tersebut, sekiranya 4 jam sebelum keberangkatan

Benny juga menjelaskan bahwa tarif pemeriksaan rapid test antigen sesuai dengan tarif yang dikeluarkan oleh pemerintah yakni Rp 250.000 untuk Pulau Jawa dan Rp 275.000 untuk daerah luar Pulau Jawa.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :