PSSI Ingin Timnas Indonesia U-19 Lawan Barcelona di Spanyol

Timnas Indonesia U-19 akan melakukan pemusatan latihan di Spanyol. (pssi.org)

Jakarta - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan tengah menjajaki kemungkinan agar Barcelona U-19 menjadi salah satu lawan uji coba Timnas Indonesia U-19 saat menggelar pemusatan latihan (TC) di Spanyol.

Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule mengaku proses penjajakan sedang dilakukan. Namun, ia tidak memberitahu secara rinci seberapa jauh tahapan yang dilalui untuk bisa menggelar uji coba melawan Blaugrana.

"Masih dalam proses penjajakan [untuk uji coba melawan Barcelona]," kata Iwan Bule melalui pesan singkat, Rabu (16/12).

Selain menjajaki laga uji coba kontra Barcelona, PSSI membuka kemungkinan klub-klub besar lain di Spanyol akan jadi lawan tanding David Maulana dan kawan-kawan. Tak terkecuali, Timnas Spanyol U-20 yang diarsiteki Luis de la Fuente.

Timnas Spanyol U-20 merupakan salah satu tim papan atas dunia. Timnas Spanyol U-20 sudah 15 kali berpartisipasi di Piala Dunia U-20 dan satu kali jadi juara tahun 1999.

Terkait hal ini, Iwan Bule kembali menegaskan tim-tim yang akan jadi calon lawan Timnas Indonesia U-19 di Spanyol akan dibahas lebih lanjut.

"Kami sedang rapatkan itu [calon-calon tim yang bakal jadi lawan uji coba Timnas U-19]," ujarnya.

Senada, Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri meminta kepada pencinta sepak bola Indonesia untuk menunggu daftar resmi lawan uji coba Timnas U-19. Termasuk jadwal pertandingan uji coba yang akan dilakukan di Spanyol.

"Nanti dikasih tahu siapa-siapa lawan uji coba di Spanyol," ungkap Indra Sjafri.

Sementara itu, asisten Pelatih Timnas U-19, Nova Arianto sampai saat ini belum mengetahui jelas lawan uji coba yang akan dihadapi Timnas Indonesia U-19 di Spanyol. TC di Spanyol sendiri jadi rangkaian persiapan tim menuju ajang Piala Asia U-19 2021 dan Piala Dunia U-20 2021.

"Pastinya jujur kami belum tahu lawan uji coba. Ditunggu ya, karena kami juga belum tahu," kata Nova.

Timnas Indonesia U-19 belum menetapkan jadwal pasti keberangkatan mereka ke Negeri Matador. Semula, anak asuh Shin Tae Yong dijadwalkan berangkat pada 6 Desember tetapi batal karena pelatih asal Korea Selatan itu baru tiba di Jakarta pada 11 Desember lalu.

(fox)

Berita Terkait