Amsakar Ingatkan Umat Kristiani Tetap Terapkan Protkes saat Perayaan Natal

Amsakar Ingatkan Umat Kristiani Tetap Terapkan Protkes saat Perayaan Natal

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

Batam - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad meminta kepada umat Kristiani untuk tetap menerapkan protokol kesehatan selama mengikuti ibadah di gereja saat pandemi Covid-19. 

Hal itu disampaikannya menyambut perayaan Natal pada 25 Desember mendatang. 

"Menurut saya pasti panitia persiapan ibadah sudah mengatur dan membuat skema agar ibadah bisa berjalan dengan lancar dan tidak ada keramaian," ujar Amsakar, Selasa (15/12/2020).

Selama ini, pelaksanaan ibadah di gereja dilaksanakan secara online maupun tatap muka. Dari laporan yang diterima Amsakar, pihak gereja telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat. 

“Jemaat memakai masker saat ibadah, dan dibuat jarak antar jemaat,” katanya. 

Selain itu, ia juga meninjau ke rumah ibadah. Hasilnya, selama ini gereja sudah memenuhi standar yang sesuai dengan protokol kesehatan dan aturan yang sudah dikeluarkan pemerintah. 

"Jadi tidak ada masalah saya rasa, yang penting saling paham dan mengerti saja. Ciptakan kondisi ibadah yang aman bagi jemaat itu yang paling prioritas," kata dia.

Sementara itu Gembala Sidang Gereja Bethel Indonesia (GBI) Tabgha SP Sagulung, Pdt Ermasa Sinuraya mengatakan pelaksanaan ibadah natal dapat dilakukan dengan cara membuat reservasi terlebih dahulu. 

Reservasi ini bisa dilakukan dengan melalui gembala Family Care (FC), ataupun melalui tautan yang dikirimkan oleh whatsapp center gereja. 

“Karena terbatas, pelaksanaan ibadah dilakukan secara on site maupun online,” ujar Ermasa. 

Setiap jemaat juga wajib menggunakan masker medis, tidak diperkenankan masuk ke dalam ruang gereja tanpa menggunakan masker. Saat masuk ke dalam ruang gereja, jemaat juga wajib mencuci tangan dan dicek suhu tubuh. 

“Kalau jemaat tidak punya masker medis, kami juga sediakan masker medis,” katanya.

Untuk lebih mengantisipasi penyebaran Covid-19, pihaknya juga melakukan disinfeksi di kursi-kursi jemaat usai ibadah. Karena pelaksanaan ibadah dilakukan dalam beberapa sesi setiap hari Minggu. 

(ret)
Komentar Via Facebook :