Malaysia-China Teken Kerjasama Pengembangan Vaksin Corona

Ilustrasi. (Foto: Free Malaysia Today)

Petaling Jaya - Malaysia dan China menandatangani kesepakatan untuk meningkatkan kerja sama dalam pengembangan dan aksesibilitas vaksin Covid-19.

Perjanjian ditandatangani secara virtual oleh Menteri Sains, Teknologi, dan Inovasi Khairy Jamaluddin dan mitranya dari Tiongkok Wang Zhigang, bertujuan untuk menjalin kerja sama yang lebih besar untuk memerangi pandemi.

Perjanjian tersebut akan dioperasionalkan di bawah pengawasan komite tingkat tinggi yang akan diketuai oleh Menteri Luar Negeri Datuk Seri Hishammuddin Hussein dan mitranya dari China Wang Yi sebagaimana disepakati pada 13 Oktober tahun ini.

“Langkah maju yang bagus untuk hubungan Malaysia-China di era pasca pandemi. Prioritas vaksin, bersama dengan masalah ekonomi, sosial dan budaya bilateral lainnya, adalah bagian dari kerangka menyeluruh yang lebih luas di bawah komite tingkat tinggi yang diketuai bersama oleh Menteri Luar Negeri Wang Yi dan saya,” kata Hishammuddin dalam sebuah tweet, dikutip Batamnews dari The Star, Kamis (19/11/2020).

Malaysia diberikan prioritas akses ke vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh China, berbagi pengetahuan dan keahlian serta memfasilitasi kemampuan ilmiah dan teknologi untuk memajukan pengembangan vaksin di kedua negara.

“Kedua negara juga akan mendukung partisipasi sektor publik dan swasta mereka termasuk universitas, institusi, masyarakat dan organisasi dalam proyek kerjasama bersama,” kata mereka dalam pernyataan bersama kemarin.

Kedua pemerintah setuju untuk mendukung dan mendorong perusahaan mereka untuk menjalin kerjasama dalam penelitian dan pengembangan vaksin, serta pasokan, tambah pernyataan itu.

Perjanjian tersebut akan tetap berlaku untuk periode lima tahun pertama dan secara otomatis akan diperpanjang untuk satu tahun lagi masing-masing, pada waktu yang disetujui bersama oleh kedua belah pihak.

(gea)