Dahsyatnya Gempa 7,0 Magnitudo Guncang Turki

Dahsyatnya Gempa 7,0 Magnitudo Guncang Turki

Proses evakuasi korban gempa di Turki. (Foto: Antara via Suara.com)

Ankara - Gempa berkekuatan 7,0 Magnitudo mengguncang Turki pada Sabtu (31/10/2020) pagi WIB. Dahsyatnya gempa membuat getarannya terasa hingga sejumlah negara di Eropa.

Wilayah paling terdampak adalah Provinsi Izmir. Maklum, pusat gempa yang berada di Laut Aegean hanya berjarak 17 kilometer dari provinsi tersebut.

Dari keterangan BMKG, gempa di Turki ini terjadi pada pukul 13.51 waktu setempat. Getaran gempa juga dirasakan di ke Bulgaria, Yunani, dan Makedonia Utara yang terletak di Benua Eropa.

Gempa tersebut dirasakan hingga ke Istanbul yang berjarak sekitar 400 km dari lokasi gempa.

Selain Izmir, kota-kota yang terdampak di sekitar wilayah tersebut antara lain kota Usak, Denizli, Manisa, Balikesir, Aydin dan Mugla.

Hingga berita ini diunggah, tercatat ada 20 orang meninggal dunia dan ratusan orang luka-luka. Jumlah ini diperkirakan terus bertambah mengingat masih banyak bangunan runtuh.

Diketahui, jenis gempa di Turki merupakan patahan atau sesar dengan mekanisme pergerakan turun. Gempa dipicu oleh aktifitas sesar sisam (sisam fault).

Sesar tersebut merupakan sebuah sesar aktif dengan mekanisme pergerakan turun (normal fault) dengan panjang jalur sesar kurang lebih sampai 30 km. Hingga kini sudah terjadi lebih dari 100 aktifitas gempa susulan (aftershocks) sejak terjadi gempa utama (mainshock) dengan magnitudo terbesar 5,1.

Berpotensi Picu Tsunami

 

Karena mekanisme patahannya bergerak turun dan hiposenter gempanya sangat dangkal hanya sekitar 6 kilometer, maka gempa ini diperkirakan dapat memicu tsunami.

Kejadian tsunami akibat gempa ini didokumentasikan oleh alat pengukur pasang surut dan saksi mata di beberapa pulau di Yunani dan pantai Turki.

Tsunami lokal tercatat di tide gauge seperti stasiun Syros lebih kurang 8 cm, Kos lebih kurang 7 cm, Plomari lebih kurang 5 cm, dan Kos Marina lebih kurang 4 cm. Tsunami juga telah menimbulkan kerusakan ringan di beberapa wilayah Pantai Yunani dan Turki.

Pihak BMKG mengungkap, gempa yang terjadi di Turki-Yunani ini sebaiknya juga menjadi perhatian banyak pihak di Indonesia. 
Sebab wilayah perairan di Indonesia juga memiliki kondisi seismik aktif dan memiliki banyak jalur sesar aktif di dasar laut.

(dod)