Perbaikan Jembatan di Penaga Bintan Ditarget Rampung Akhir Tahun

Indra Setiawan. (Foto: Ary/Batamnews)

Bintan - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus menggesa pekerjaan perbaikan Jembatan Sei Gelap-Banse di Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan.

 

Proyek yang menelan dana APBD 2020 sebesar Rp 2,3 miliar itu dijadwalkan selesai akhir tahun ini.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Bintan, Indra Setiawan mengaku akan terus mengawasi pekerjaan pembangunan strategis yang ada di Kabupaten Bintan. Salah satunya proyek perbaikan Jembatan Sei Gelap-Banse tersebut.

"Proyeknya sudah dimulai. Target penyelesaiannya sampai Desember ini atau 180 hari kerja," ujar Indra, Jumat (23/10/2020).

Perbaikan abutment dan perkuatan jembatan tersebut memang harus dilakukan sebab kondisinya sudah rusak akibatnya bagian kedua ujung jembatan mengalami penurunan.

Penyebabnya adalah kondisi tanah yang tidak stabil karena lokasinya berada di rawa-rawa.

"Kalau di rawa pasti kondisi tanah tidak stabil maka bagian ujung jembatan itu menurun,” jelasnya.

Dari hasil pengawasan dan koordinasi, Kata Ketua DPC PDIP Bintan ini, sampai sejauh ini progres pekerjaannya sesuai. Namun pihaknya menekankan agar jangan lengah dalam mengerjakan proyek tersebut.

Dia mencontohkan seperti kejadian pekerjaan Jembatan Kangboi, Kecamatan Toapaya yang tidak diketahui bagaimana kelanjutan dan perkembangannya.

"Kami ingin pekerjaan yang dilakukan sesuai spesifikasi dan waktu. Ingat, jangan main-main soal pembangunan jalan dan fasilitas pendukungnya karena ini soal kepentingan masyarakat luas," katanya.

Dia menegaskan kepada seluruh kontraktor maupun instansi yang sedang melakukan pembangunan strategis untuk menyelesaikan proyeknya sesuai waktu. Sebab pihaknya akan terus melakukan pengawasan sampai akhir tahun ini.

"Menjelang akhir tahun ini kami akan melakukan pengecekan keliling untuk memastikan pembangunan dilakukan sesuai dengan mekanisme yang ada," ucapnya.

(ary)