Presiden Donald Trump Kabur dari RS Militer Demi Sapa Pendukung

Presiden AS Donald Trump. (Foto: AP)

Maryland - Presiden AS Donald Trump meninggalkan rumah sakit militer tempat dia dirawat karena Covid-19 demi untuk menyapa pendukungnya yang berkumpul di luar RS pada Minggu (4/10/2020).

Sikap Trump yang keluar RS meskipun menggunakan mobil itu memicu kritik dari komunitas medis bahwa dia membahayakan orang lain.

Dalam sebuah video, terlihat Trump melambaikan tangan dari kursi belakang SUV hitam sambil mengenakan masker, ketika orang banyak bersorak dan mengibarkan bendera Amerika dan spanduk pro-Trump di luar Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed di pinggiran Washington di Bethesda, Maryland.

Sesaat sebelum perjalanan singkat itu, Trump memposting video di Twitter yang mengatakan dia akan "memberi sedikit kejutan kepada beberapa patriot hebat yang dia miliki di jalan".

Juru bicara Gedung Putih Judd Deere menggambarkan perjalanan itu sebagai "perjalanan iring-iringan singkat di menit-menit terakhir untuk melambai kepada para pendukungnya" dan mengatakan Trump dengan cepat kembali ke kamar rumah sakitnya.

Deere mengatakan "tindakan pencegahan yang tepat telah diambil" sebelum perjalanan untuk melindungi Presiden dan mereka yang mendukungnya. "Gerakan itu diizinkan oleh tim medis karena aman dilakukan," katanya.

Kritik terhadap perjalanan dari komunitas medis itu mengalir dengan cepat, termasuk dari seorang dokter yang merawat di Walter Reed.

Para ahli mengatakan bahwa langkah Trump melanggar pedoman kesehatan publik pemerintahnya sendiri yang mengharuskan pasien diisolasi saat mereka dalam perawatan dan masih menularkan virus - dan membahayakan para pengawal yang tergabung dalam Secret Service.

"Setiap orang di dalam kendaraan selama 'drive-by' Presiden yang sama sekali tidak perlu itu sekarang harus dikarantina selama 14 hari," kata James Phillips, yang juga asisten profesor kedokteran darurat di sekolah kedokteran Universitas George Washington di Twitter.

(gea)