Trump Positif Corona, Pernah Usul Obat Malaria Obati Covid-19

Presiden AS, Donald Trump.

New York - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan istrinya positif corona Covid-19. Sebelum Trump sempat mengaku mengkonsumsi obat malaria hydroxychloroquine sebagai obat corona.

Pada Juli 2020, Trump melalui twitter pribadinya sempat menyerukan hydroxychloroquine sebagai "obat untuk Covid-19" dan "Anda tidak perlu masker" untuk memperlambat penyebaran virus corona. Twitter ini kemudian dilabeli sebagai informasi menyesatkan dan telah dihapus.

"Saya tidak membuat klaim itu," kata Trump tentang tweetnya, dan menambahkan hal itu berdasarkan rekomendasi orang lain, termasuk dokter.

"Banyak dokter berpikir [hydroxychloroquine] sangat sukses, hydroxychloroquine ditambah dengan zat zinc dan mungkin azitromisin," katanya. "Banyak dokter berpikir itu sangat bagus, dan beberapa orang tidak."

"Saya kebetulan percaya akan hal itu. Saya akan mengambilnya. Seperti yang Anda tahu, saya memakainya selama 14 hari. Dan seperti yang Anda tahu, saya di sini. Saya kebetulan berpikir itu bekerja pada tahap awal, "ujar Trump seperti dikutip dari CNBC International, Jumat (2/10/2020).

World Health Organization (WHO) sendiri sudah menyatakan hydroxychloroquine tak manjur untuk pasien Covid-19. Penelitian terbaru dari University of of Pennsylvania juga mengungkap hal yang sama.

Dalam hasil riset ditemukan empat pasien positif Covid-19 yang diberikan hydroxychloroquine tidak menunjukkan hasil yang lebih baik ketimbang empat pasien Covid-19 yang diberikan plasebo. Kedelapan pasien Covid-19 ini menunjukkan gejala ringan yang tidak memerlukan rawat inap.

(fox)