Apindo Kepri Imbau Buruh Tak Ikut Mogok Kerja Nasional

Apindo Kepri Imbau Buruh Tak Ikut Mogok Kerja Nasional

Ketua Apindo Kepri, Cahya.

Batam - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepulauan Riau mengimbau kalangan buruh tidak ikut serta dalam mogok kerja nasional menyikapi pengesahan RUU Omnibus Law.

Ketua Apindo Kepri, Cahya menyampaikan, kondisi pengusaha dan masyarakat umumnya saat ini sedang babak belur berjuang menghadapi pandemi Covid-19.

Menurut Cahya, di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, semua pengusaha mengalami kesulitan dan sebagian besar hanya bertahan sesuai arahan pemerintah agar tidak mem-PHK karyawannya.  

Unjuk  rasa yang dilakukan saat seperti ini, tentu juga akan merusak roda ekonomi yang saat ini sudah tertatih-tatih. Oleh karena itu kami menghimbau agar teman-teman pekerja bisa menyikapi.

"Sementara di sisi lain, masih banyak masyarakat yang saat ini butuh pekerjaan. Jangan sampai akibat aksi mogok ini dijadikan alasan buat para investor untuk angkat kaki dari Batam," kata Cahya dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/10/2020).

UU Ketenagakerjaan Indonesia saat ini memang harus diakui tidak menarik buat para investor. Agar bisa menarik investor masuk ke Indonesia, satu-satunya cara adalah pemerintah pusat harus merevisi beberapa poin yang dinilai menjadi penghambat.

"Dan percayalah pemerintah pusat/negara tidak akan gegabah dan merugikan masyarakatnya sendiri. Tapi harus ada kebijakan agar investor tertarik untuk masuk ke Indonesia," imbuh dia. 

Apindo mengimbau agar kalangan pekerja bisa menyikapi hal ini dengan kepala dingin serta memandang kepentingan yang lebih besar. 
Juga, jangan sampai aksi-aksi mogok ini diboncengi pihak-pihak yang tak bertanggung jawab dan berakibat merugikan, baik bagi Batam maupun Indonesia. 

"Di masa pandemi ini banyak masyarakat yang hidup memprihatikan, makanya, kami dari pengusaha tiap hari membagikan ratusan sembako dan ribuan nasi bungkus gratis sejak awal April sampai sekarang tiada henti untuk saling meringankan beban masyarakat kita. Kami harap teman pekerja juga harus memaklumi situasi sekarang ini," kata Cahya.   

Apindo juga mengingatkan, aksi demo juga sangat susah menjaga protokol kesehatan,  jangan sampai nanti timbul cluster baru akibat aksi demo itu.

(dod)
Komentar Via Facebook :