Ziarah bersama Tokoh Agama, Marlin Disambut Hangat di Penyengat

HM Rudi dan Marlin Agustina bersama rombongan berziarah di makam keluarga besar Kesultanan Riau Lingga di Pulau Penyengat. (Foto: ist)

Tanjungpinang - Didampingi HM Rudi, bersama sejumlah tokoh agama, Marlin Agustina kembali berziarah ke komplek makam keluarga besar Kesultanan Riau Lingga, di Pulau Penyengat, Kamis (3/9/2020).

Ziarah dilakukan usai salat magrib dan isya berjemaah di Masjid Raya Sultan Riau. Komplek pemakaman ini terletak tak jauh dari Masjid Penyengat.

Di sana terbaring makam Engku Hamidah atau yang juga dikenal dengan nama Engku Puteri. Kemudian juga terdapat makam Raja Ali Haji, penggubah Gurindam 12.

“Alhamdulillah kita dapat ziarah ke makam para pendahulu kita di sini. Nama-nama besar ini tak bisa ditinggalkan dari kemajuan Kepri dan Batam yang kita rasakan saat ini,” tutur Marlin.

Kegiatan ziarah diisi dengan zikir, selawat, dan doa. Ziarah ini dilaksanakan sebagai bentuk terima kasih atas jasa para pendahulu negeri.

Usai di kompleks pemakaman ini, Marlin dan Rudi melanjutkan ziarah ke makam Raja Haji Fisabilillah yang tak lain kakek dari Raja Ali Haji. Keduanya adalah Pahlawan Nasional.

Kemenangan Raja Haji Fisabilillah atas Belanda ditetapkan sebagai hari jadi Kota Tanjungpinang. Namun, akhirnya dia gugur dalam pertempuran melawan Belanda.

Jenazahnya dipindahkan dari makam di Melaka (Malaysia) ke Pemakaman Raja-Raja Melayu Riau di Pulau Penyengat oleh Raja Ja'afar (putra mahkotanya pada saat memerintah sebagai Yang Dipertuan Muda).

Pemerintah menetapkan Raja Haji Fisabilillah sebagai Pahlawan Nasional pada 1997. Cucunya, yaitu Raja Ali Haji, yang disebut sebagai Bapak Bahasa Indonesia, juga ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 2004.

Momen kunjungan ke Penyengat ini juga dimanfaatkan Marlin untuk silaturahmi dengan warga sekitar. Di jeda waktu antara magrib dan isya, Marlin sempatkan mengobrol santai di pelataran masjid dengan sejumlah warga sesama jemaah masjid.

“Inilah juga manfaatnya kunjungan-kunjungan seperti ini, menyambung silaturahmi. Insya Allah negeri kita ini dirahmati Allah,” tuturnya. *

(ADV)