Fakta Covid-19 Batam: Wiraswasta dan Pegawai Swasta Banyak Tertular
Ilustrasi.
Batam - Tim Gugus Tugas Batam mengupdate grafik Covid19 per 13 Juli 2020. Jumlah kumulatif di Batam yakni 258 kasus, dengan 225 kasus sembuh dan 12 kasus meninggal. Artinya yang dirawat saat ini ada 21 pasien positif di Batam.
.jpg)
Data Covid19 Batam 13 Juli 2020.
Dari grafik timeline temuan kasus, Covid19 muncul pertama kali di Batam pada pekan ke-III Maret 2020 dengan temuan 3 kasus. Kasus pun bertambah pada pekan selanjutnya. Pada pekan ke-IV Maret ditemukan 7 kasus.

Statistik temuan kasus Covid-19 Batam
Lonjakan temuan kasus signifikan pada pekan ke-II April 2020 yakni 17 kasus baru, pekan ke-II Mei 11 kasus, dan melonjak pada pekan ke-III Mei 29 kasus, hingga puncaknya di pekan ke-IV Mei 74 kasus baru.
Namun pada Juni terjadi tren penurunan temuan kasus, terakhir pada pekan ke-II Juli masih ditemukan 11 kasus baru. Kendati tetap ditemukan kasus baru tiap minggunya, namun jumlah kesembuhan juga meningkat.
Klasifikasi berdasarkan pekerjaan

Klasifikasi berdasarkan pekerjaan.
Sementara itu untuk klasifikasi berdasarkan pekerjaan, dalam grafik yang dipaparkan tim Gugas terlihat, mereka yang status pekerjaan wiraswasta yang banyak terkena kasus covid (52 kasus), disusul swasta (34 kasus), ibu rumah tangga (32 kasus), pelajar (30 kasus), belum sekolah (14 kasus), pedagang (10 kasus), selebihnya di bawah 10 kasus seperti guru, polisi, pemain musik dll.
Sebaran kasus
Dari beberapa kecamatan yang ada di Kota Batam, sebaran kasus Covid terbanyak di Kecamatan Batam Kota (70 kasus), Nongsa (40 kasus, Batu Ampar (37 kasus) dan Sekupang (37 kasus), Bengkong (28 kasus), Lubuk Baja (18 kasus), Sagulung (13 kasus), Sei Beduk (7 kasus), Batuaji (6 kasus), Belakang Padang (1 kasus), Bulang dan Galang (0 kasus).
Data bedasarkan kelompok umur
.jpg)
Data kasus Covid19 Batam berdasarkan klasifikasi usia.
Sementara itu, berdasarkan kelompok umur, pasien Covid yang terbanyak tertular Covid berasal dari kelompok usia 26-35 tahun (68 kasus). Kemudian 36-45 tahun (63 kasus) dan 17-25 tahun (39 kasus).
Dari data ini terlihat jika mereka yang tertular banyak di usia produktif yang memiliki mobilitas tinggi dan berhubungan dengan banyak orang.
Ketua Tim Gugus Tugas Covid19 Batam, HM Rudi mengimbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dengan penuh kesadaran dalam menekan angka Covid 19 Batam yang menujukkan tren penurunan.
"Berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi yang dilakukan terhadap seluruh cluster Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kota Batam, diperoleh kesimpulan sementara bahwa masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster yang ada maupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import, hal ini mengingat masih banyak ditemui masyarakat yang belum sepenuhnya mematuhi protokol kesehatan dan himbauan pemerintah guna menekan laju pertumbuhan kasus Covid-19," ujar Wali Kota Batam tersebut.
Komentar Via Facebook :