https://www.batamnews.co.id

6 Mahasiswa Unjuk Rasa Minta Kejati Kepri Usut Dugaan Korupsi Laptop

Unjuk rasa mahasiswa di depan Kejati Kepri. (Foto: Afriadi/Batamnews)

Tanjungpinang - Resah dengan indikasi korupsi dan markup anggaran di Disdik Kepri, sebanyak enam mahasiswa melakukan unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (kejati) Kepri, Senin (13/7/2020).

Mereka menamakan diri Forum Mahasiswa Pemerhati Kebijakan (FMPK) meminta Kejati mengusut tuntas dugaan markup pengadaan laptop di Disdik Kepri tahun anggaran 2019.

"Kami menunggu komitmen Kejati Kepri untuk menuntaskan dugaan mark up pengadaan laptop di Disdik Kepri," kata koordinator, Erik.

Selain itu, mahasiswa juga mendesak DPRD Kepri untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap pengadaan laptop yang telah dianggarkan di Komisi IV.

"Dalam waktu dekat kami meminta hearing dengan DPRD, Kejati dan Disdik Kepri," ujarnya.

Perwakilan Kejati Kepri, Aka Saidi menyebutkan, pihaknya sedang pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) mengenai pengadaan 2.400 laptop senilai Rp 22 miliar itu.

"Masih sedang proses, tak hanya yang ini, seluruh laporan kasus korupsi ditangani dan diselidiki dengan serius oleh Kejati Kepri," tegasnya.

(adi)