Update Covid-19 di Batam: 11 Kasus Baru, Total 181 Orang Positif Corona
Ilustrasi.
Batam - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Kepulauan Riau merilis 11 orang penambahan pasien positif, Minggu (14/6/2020). Secara kumulatif, total pasien positif Covid-19 di Kota Batam berjumlah 181 orang.
Dari jumlah tersebut, merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam dan Laboratorium Klinik Prodia Batam, berdasarkan temuan kasus baru serta hasil tracing kontak dekat yang terus berlangsung dari klaster HOG Eden Park dan Pasar Toss 3.000, Jodoh.
Adapun 11 orang tersebut diantaranya, seorang laki-laki berinisial POS usia 26 tahun, Karyawan BUMN , beralamat di kawasan Perumahan Greenland Housing, Kelurahan Teluk Tering, Batam Kota. Ia merupakan kasus baru Covid-19 Nomor. 171 Kota Batam.
Awalnya pasien ini pada tanggal 02 Juni 2020 melakukan Rapid Diagnostic Test (RDT) mandiri di RS Awal Bros Batam dengan hasil reaktif. Karena merasa tidak ada keluhan maka Ia ditetapkanlah sebagai Orang Dalam Risiko (ODR).
Selanjutnya pada tanggal 04 Juni 2020 dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang pertama dan diperoleh hasil pada tanggal 10 Juni 2020 dengan hasil negatif.
Pada keesokan harinya tanggal 11 Juni 2020 kembali dilakukan pemeriksaan swab yang kedua yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.
Terkait Klaster HOG Eden Park
Kemudian pasien nomor 172 Kota Batam merupakan seorang perempuan berinisial RT usia 53 tahun beralamat di kawasan perumahan Kavling Senjulung Kelurahan Kabil Kecamatan Nongsa Kota Batam.
Ia merupakan teman dan tetangga dari kasus terkonfirmasi positif nomor 164 (Ny. LS), seorang tukang pijat yang berkaitan dengan klaster HOG Eden Park.
Pasien nomor 173 merupakan seorang perempuan berinisial R usia 47 tahun, beralamat di kawasan perumahan Kavling Senjulung Kelurahan Kabil Kecamatan Nongsa Kota Batam.
Ia merupakan adik kandung dari pasien nomor 164 (Ny. LS) yang berkaitan dengan klaster HOG Eden Park.
Pasien nomor 174 Kota Batam merupakan seorang laki-laki berinisial WDJ usia 55 tahun, beralamat di Kavling Senjulung, Nongsa. Ia merupakan suami dari pasien nomor 173 Kota Batam, dan juga adik ipar pasien nomor 164 Kota Batam.
Selanjutnya, pasien nomor 175 Kota Batam merupakan seorang laki-laki berinisial JJ usia 26 tahun, Swasta , beralamat di kawasan Kavling Senjulung, Nongsa. Ia merupakan rekan satu kantor dari pasien nomor 173 dan 174 Kota Batam.
ASN dan Pedagang di Toss 3.000 Positif Corona
Pasien nomor 176 Kota Batam merupakan seorang perempuan berinisial T usia 40 tahun, ASN Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batam, beralamat di Perumahan Taman Sari Hijau, Sekupang. Diketahui pasien ini merupakan rekan sekantor dari pasien reinfkesi nomor 166 Kota Batam.
Berikutnya pasien nomor 177 Kota Batam, berinisial JF usia 40 tahun, pegawai KKP Batam, beralamat di Perumahan Pondok Pelangi Kelurahan Tiban Indah, Sekupang. Ia juga merupakan rekan sekantor dari pasien reinfeksi nomor 166 Kota Batam.
Pasien nomor 178 Kota Batam merupakan seorang laki-laki berinisial J usia 57 tahun, penjual sayur di Pasar Toss 3.000, Jodoh. Ia berlamat di perumahan Kampung Tanjung Uma, Lubuk Baja. Pasien ini diketahui merupakan suami dari pasien nomor 162 Kota Batam.
Sehubungan dengan hasil tracing pada kasus terkonfirmasi positif nomor. 146 dan 151 yang banyak melakukan aktivitas di Pasar Toss 3000, maka Tim penanganan Covid-19 Puskesmas Lubuk Baja pada tanggal 04 Juni 2020 melakukan RDT secara random kepada para pedagang di pasar tersebut dengan hasil yang bersangkutan dinyatakan non-reaktif.
Selanjutnya pada tanggal 10 Juni 2020, dia bersama keluarganya dilakukan karantina di RSKI Covid-19 Galang Kota Batam, dan kemudian pada tanggal 11 Juni 2020 dilakukan pemeriksaan lebih lanjut kepadanya dengan pengambilan swab tenggorakan yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.
Kasus Reinfeksi
Kemudian pasien nomor 179 Kota Batam, merupakan seorang laki-laki berusia 31 tahun, beralamat di kawasan Apartemen Batam Centre. Untuk diketahui, pasien ini sebelumnya merupakan pasien nomor 2 Kota Batam.
Ia dinyatakan sehat dan selesai menjalani masa karantina mandiri. Akan tetapi saat akan pulang Medan. Ia menjalani pemeriksaan rapid test mandiri di RS Awal Bross pada tanggal 11 Juni 2020 dan hasilnya reaktif.
Lalu hari itu juga, dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.
Pasien nomor 180 Kota Batam merupakan seorang perempuan berinisial NS usia 31 tahun, beralamat di Perumahan Buana Garden, Sei Beduk. Ia merupakan kerabat dari pasien nomor 162 dan pernah silahrurahmi pada saat hari raya Lebaran lalu.
Karyawan Bank BUMN
Terakhir pasien nomor 181 Kota Batam, merupakan seorang laki-laki berinisial DH usia 46 tahun, karyawan Bank BUMN di Pekanbaru, Riau. Ia beralamat perumahan Tiban Koperasi, Sekupang, Batam.
Sebelumnya pada tanggal 10 Juni 2020, pasien tersebut pergi ke RS Budi Kemuliaan Batam untuk Medical Check Up, dengan metode pemeriksaan PCR guna keperluan persyaratan penerbangan ke Pekanbaru tempatnya bekerja.
Hasil pemeriksaan PCR yang dilakukan oleh Laboratorium Klinik Prodia yang diterima pada hari ini menyimpulkan bahwa yang bersangkutan terkonfirmasi positif.
Untuk diketahui sebelum ke Batam dari Pekanbaru tanggal 5 Juni 2020, Ia telah melakukan pemeriksaan RDT di Pekanbaru dengan hasil reaktif, dan tidak disarankan karantina mandiri.
Selanjutnya pada tanggal 07 Juni 2020 yang bersangkutan tetap berangkat ke Batam menggunakan mobil travel ke Selat Panjang dan dilanjutkan dengan kapal ke Batam.
Selanjutnya dari pengakuan pasien bahwa selama di Batam yang bersangkutan tidak pernah beraktivitas di luar rumah sampai dengan saat akan berangkat kembali ke Pekanbaru.
Komentar Via Facebook :