Bantuan Sembako TNI AL Jangkau Nelayan Hingga Penjaga Mercusuar Belakang Padang

Bantuan Sembako TNI AL Jangkau Nelayan Hingga Penjaga Mercusuar Belakang Padang

Puluhan pompong `mengepung` KRI Todak 631 saat pembagian sembako di Belakang Padang, Batam. (Foto: ist)

Batam - Wabah virus Corona yang berkepanjangan berdampak pada kehidupan masyarakat kecil dan para nelayan, termasuk di Pulau Belakangpadang, Batam, Kepulauan Riau.

Sebagian besar dari mereka, sumber kehidupannya berasal dari hasil penjualan tangkapan ikan dan transportasi tradisional antar-pulau serta sejumlah petugas pos pantau dan penjaga menara suar di wilayah perbatasan dengan negara lain. 

Komandan Guskamla Koarmada I Laksma TNI Yayan Sofiyan, mengatakan apabila kondisi berkelanjutan akan berdampak pada peningkatan eskalasi gangguan keamanan laut terhadap para pengguna laut domestik dan internasional yang setiap hari melintas di Selat Malaka dan Selat Singapura.

Melalu sebuah aksi sosial, ratusan paket sembako dibagikan kepada warga pulau-pulau sekitar Belakang Padang pada Kamis (30/4/2020) kemarin.

"Aksi ini sebagai bentuk kehadiran Guskamla I sebagai Komando Pelaksana Operasi Koarmada I di tengah tengah masyarakat maritim di Selat Malaka melalui aksi sosial menindaklanjuti arahan Pangkoarmada I dan Ketua Daerah Jalasenastri Koarmada I," kata Yayan.

Bantuan sembako ini didistribusikan 250 orang nelayan di Belakang Padang, 50 paket sembako kepada penjaga Menara Suar di Pulau Nongsa, Pulau Batu Berhanti, Karang Helen, Pulau Pelanpong, Pulau Nipa, Pulau Takong Kecil dan Pulau Jangkat dengan KRI Todak.

Kemudian 50 paket sembako Prajurit TNI yang mengawaki Posal Radar mulai dari Posal terluar di Dumai (Posal P. Medang), Posal Takong Hiu, Posal Pulau Sambu, Posal Pulau Tolop, Posal Pulau Nipa dengan KRI Barakuda.

"Aksi ini setidaknya diharapkan dapat memberikan konstribusi meringankan beban dan sebagai langkah antisipasi terhadap peningkatan gangguan keamanan laut melalui pendekatan humanis," tambahnya.

"Apa yang bisa kita berikan kepada rakyat kita, kepada masyarakat dan lingkungan kita, TNI AL dalam hal ini Koarmada I selalu hadir di tengah-tengah masyarakat Indonesia sampai di ujung negeri atau di perbatasan wilayah yang saat ini kita kunjungi," pungkasnya.

(jim)