https://www.batamnews.co.id

Warga Curhat saat Dibagi Sembako oleh Polres Natuna

Pembagian Sembako oleh Polres Natuna. (Foto: Yanto/Batamnews)

Natuna - Dampak pembatasan sosial (social distancing) membuat perekonomian masyarakat terkendala. Tidak sedikit mereka yang kesulitan membeli kebutuhan pokok karena tersendatnya mata pencarian.

Kegiatan berupa pembagian sembako dilakukan Polres Natuna di Kampung Padang kurak, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Selasa (21/4/2020) pagi.

Kriteria penerimanya adalah para lansia, jompo dan fakir miskin serta masyarakat yang mata pencarianya terdampak krisis Covid 19.

Zainudin (40), salah satu warga yang mendapat bantuan sembako bersyukur. Pria yang bekerja serabutan di usaha mebel ini mengakui ia sering tak bekerja semenjak krisis Covid-19.

"Kami digaji harian berdasarkan adanya orderan dari pelanggan, jika sepi orderan seperti saat ini, saya terpaksa di rumah dan mencari alternatif pemasukan lainya," ujar Zainudin.

Ungkapan terimakasih pun disampaikan oleh Lapani (67), warga asli Buton, Sulawesi yang sudah menetap lama dan berkeluarga di Natuna. Ia juga bersyukur masih ada berbagai pihak yang memberi perhatian lebih kepada keluarganya.

Diungkapkan selama ini dirinya hanya bekerja serabutan, tidak menentu dan pasti. "Jika ada yang meminta untuk bersih-bersih kebun atau bebas rumput, kita bantu. Saya sudah tua tidak bisa kerja berat lagi," ujarnya

Kabagops Polres Natuna, Kompol Hendrianto yang mewakili Kapolres menjelaskan, jika Polres Natuna melalui seluruh polsek yang ada di kabupaten Natuna telah menyediakan 530 paket sembako untuk didistribusikan kepada seluruh masyarakat khususnya lansia, jompo, fakir miskin dan warga lainnya yang terdampak.

"Kegiatan ini akan terus berlanjut. Kami mendistribusikan di daerah Padang Kurak dan Desa Kelanga. Harapan kita dengan kegiatan ini, masyarakat bisa terbantu terutama bagi mereka yang mata pencarianya terdampak," sebutnya.

(Yan)